PEMBANGUNAN hunian sementara (huntara) bagi korban bencana longsor di Dusun Situkung, Desa Pandanarum, Kecamatan Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, kini telah mencapai sekitar 90 persen. Pemerintah daerah menargetkan seluruh pembangunan rampung dalam dua bulan ke depan.
Bupati Banjarnegara, dr Amalia Desiana, turun langsung ke lokasi untuk memastikan progres pembangunan berjalan sesuai rencana. Berdasarkan data terbaru, dari total 192 unit huntara yang direncanakan, sebanyak 114 unit telah selesai dibangun.
“Secara keseluruhan progres pembangunan hampir mencapai 90 persen. Saat ini sudah masuk tahap ketiga, dan masih ada 78 unit yang terus dikebut pengerjaannya,” ujar Amalia saat meninjau lokasi.
Ia menegaskan, pemerintah daerah berkomitmen menghadirkan hunian yang layak, aman, dan nyaman bagi warga terdampak bencana. Percepatan pembangunan terus dilakukan agar masyarakat dapat segera menempati hunian tersebut.
“Kami berharap dalam waktu dekat pembangunan bisa selesai 100 persen, sehingga masyarakat dapat segera tinggal dengan nyaman dan aman,” katanya.
Infrastruktur Pendukung Huntara Dikebut, Listrik dan Air Bersih Segera Tersedia
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banjarnegara, Aji Piluroso, menyampaikan bahwa target penyelesaian seluruh huntara dipatok dalam waktu dua bulan ke depan.
Selain pembangunan fisik rumah, BPBD juga tengah mempersiapkan berbagai infrastruktur pendukung. Instalasi listrik akan segera dilakukan setelah seluruh bangunan selesai.
“Untuk air bersih, tahap satu dan dua sudah selesai. Saat ini tinggal penataan jaringan distribusi ke masing-masing unit,” jelas Aji.
Tak hanya itu, penataan fasilitas umum juga menjadi prioritas, khususnya akses jalan di lingkungan huntara. Hal ini penting untuk memastikan kenyamanan dan mobilitas warga saat mulai menempati hunian.
“Kami ingin ketika warga pindah, tidak hanya rumahnya yang siap, tetapi fasilitas pendukungnya juga sudah memadai,” katanya.
Anda bisa lihat info lain di Instagram kami.



