Tak Disangka, Brandgang Rutan Banjarnegara Berubah Jadi Kebun Kangkung Produktif

Syarif TM
Pejabat Rutan Banjarnegara saat menunjukkan hasil panen kangkung dari pemanfaatan lahan sempit. (dok. Rutan Banjarnegara)

KETERBATASAN lahan tidak menjadi hambatan bagi Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Banjarnegara untuk terus berinovasi. Memanfaatkan brandgang (area sempit), Rutan Banjarnegara berhasil menyulap ruang tersisa itu menjadi kebun kangkung produktif.

Langkah kreatif tersebut menjadi bukti nyata komitmen Rutan Banjarnegara dalam mendukung program ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan bagi warga binaan.

Dari Lahan Sempit Menjadi Kebun Produktif

Dengan kondisi lahan yang terbatas, staf Rutan bersama warga binaan mulai mengolah area brandgang menjadi kebun kecil. Meski hanya berukuran sempit, kawasan tersebut ditata agar dapat menunjang budidaya tanaman hortikultura, terutama kangkung.

Hasilnya tak mengecewakan. Kangkung yang ditanam tumbuh subur, dan pada panen terbaru ini, tanaman berhasil dipanen bersama-sama oleh pejabat Rutan dan warga binaan.

Warga Binaan Rutan Banjarnegara Terlibat Langsung

Panen kangkung tidak hanya menjadi kegiatan simbolis oleh pejabat Rutan Banjarnegara saja, tetapi juga melibatkan warga binaan, sebab kegiatan ini menjadi bagian dari program pembinaan kemandirian. Warga binaan dilibatkan sejak awal, mulai dari proses penanaman, perawatan, penyiraman, hingga panen.

Baca juga  Di Tengah Gempuran Tekhnologi, Gen Z di Semarang Pilih Wayang di Saat Anak Lain Sibuk Gawai

Melalui aktivitas pertanian tersebut, mereka dibekali keterampilan praktis yang bermanfaat kelak saat kembali ke masyarakat.

Sejalan dengan Program Nasional

Kepala Rutan Banjarnegara, Dodik Harmono, mengatakan bahwa pemanfaatan lahan brandgang ini merupakan upaya untuk mengoptimalkan setiap potensi sumber daya di dalam Rutan.

“Pemanfaatan lahan brandgang untuk budidaya kangkung ini adalah langkah nyata kami dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus memberi keterampilan pertanian bagi warga binaan,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa program ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming, terutama terkait peningkatan kualitas SDM, pemberdayaan masyarakat, dan penguatan ketahanan pangan.

Lebih dari itu, kegiatan pertanian ini juga menjadi implementasi dari 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya pada penguatan pembinaan kemandirian berbasis produktivitas.

Rutan Banjarnegara menargetkan agar program pertanian di area brandgang dapat dikembangkan menjadi model pertanian berkelanjutan di lingkungan pemasyarakatan. Tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan pangan internal, tetapi juga memperkuat skill warga binaan agar siap berdaya guna setelah bebas.

Baca juga  10 Grup Ramaikan Festival Kenthongan Hari Jadi ke-195 Purbalingga, Ini Jadwalnya

Dengan keberhasilan panen kangkung ini, Rutan Banjarnegara berharap semangat inovasi dan pembinaan produktif dapat terus ditingkatkan.

Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!