Seputar BanyumasSeputar BanyumasSeputar Banyumas
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Seputar BanyumasSeputar Banyumas
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Pencarian
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Ikuti Kami
© 2025 Seputar Banyumas. All Rights Reserved.
Seputar Banyumas > Artikel > Banjarnegara > Bukan Konser Biasa: Musisi Banjarnegara Turun ke Jalan Demi Kemanusiaan
Banjarnegara

Bukan Konser Biasa: Musisi Banjarnegara Turun ke Jalan Demi Kemanusiaan

Syarif TM
Terakhir diperbarui: 27 November 2025 15:37
Syarif TM
Membagikan
Musisi Banjarnegara
Musisi Banjarnegara saat menggelar konser jalanan sebagai untuk menghimpun dana peduli korban longsor Pandanarum. (dok.kominfo)
Membagikan

BUKAN konser biasa, inilah yang dilakukan para pekerja seni dan musisi Banjarnegara menggelar konser jalanan di sekotar Alun-alun Banjarnegara. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian musisi Banjarnegara terhadap korban longsor di Pandanarum.

Contents
  • Solidaritas Musisi Banjarnegara, Peduli dalam Nada
  • Terkumpul Lebih dari Rp 8 Juta
  • Apresiasi Pemerintah Daerah
  • Solidaritas Seniman: Musik yang Menggerakkan Hati

Kondisi ini tentu saja membuat suasana di sekitar Alun-alun Banjarnegara tampak berbeda. Alunan musik dari berbagai genre, mulai pop, jazz, oldies, dangdut, hingga campursari terdengar mengalun dari panggung sederhana di tepi jalan. Ini bukan untuk konser biasa atau komersial, melainkan aksi solidaritas dari musisi Banjarnegara untuk membantu korban bencana longsor di Pandanarum.

Aksi konser jalanan ini melibatkan berbagai komunitas atau pelaku seni di Banjarnegara, mulai dari player musik, single keyboard, penyanyi, hingga penyedia sound system dan tenda acara kompak turun ke jalan untuk melakukan konser amal.

Dengan membawa kardus bertuliskan “Peduli Longsor Pandanarum”, mereka berkeliling menyapa pengguna jalan dan mengajak masyarakat berdonasi.

Baca juga  Cek Sistem Keamanan, Karutan Dengarkan Curhat Warga Binaan

Solidaritas Musisi Banjarnegara, Peduli dalam Nada

Ketua Asosiasi Single Keyboard Banjarnegara (Assik Bara), Andy Magma, mengatakan sekitar 50 musisi Banjarnegara atau pekerja seni berpartisipasi dalam kegiatan ini.

“Kami tampil bergantian, mulai dari pop sampai campursari. Teman-teman lain keliling membawa kotak donasi. Alhamdulillah semuanya kompak untuk satu tujuan, membantu saudara kita di Situkung,” ujar Andy.

Menurutnya, aksi ini bukan sekadar menghibur warga, tetapi juga menunjukkan bahwa para musisi Banjarnegara dan pekerja seni Banjarnegara tetap solid dan peduli sosial.

“Kami berharap para korban diberi kekuatan dan pemulihan segera. Semoga bantuan ini dapat sedikit meringankan beban mereka,” katanya.

Terkumpul Lebih dari Rp 8 Juta

Dari kegiatan yang digelar di Alun-alun Banjarnegara dan Terminal Mrica, para musisi dan pekerja seni Banjarnegara ini berhasil mengumpulkan total donasi lebih dari Rp 8,7 juta. Dana tersebut akan disalurkan melalui posko resmi bantuan bencana Pandanarum.

Selain penggalangan dana, pertunjukan musik jalanan ini juga menjadi hiburan tersendiri bagi warga. Banyak masyarakat yang berhenti sejenak untuk menikmati musik, memberi donasi, atau sekadar bertepuk tangan memberi dukungan.

Baca juga  8 Desa di Kecamatan Batur Terima Bonus Produksi Panas Bumi

Apresiasi Pemerintah Daerah

Kepala Dinas Kominfo Banjarnegara, Sagiyo, turut hadir dan memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif para musisi.

“Ini luar biasa. Selain menunjukkan kekompakan para pekerja seni, aksi ini juga membuktikan bahwa mereka memiliki kepedulian yang tinggi terhadap masyarakat, khususnya korban longsor Pandanarum,” katanya.

Solidaritas Seniman: Musik yang Menggerakkan Hati

Aksi kemanusiaan ini menjadi bukti bahwa solidaritas dapat datang dari mana saja, termasuk dari panggung sederhana di pinggir jalan. Melalui musik, para pekerja seni Banjarnegara menunjukkan bahwa kepedulian tidak membutuhkan panggung besar atau fasilitas megah. Yang dibutuhkan hanyalah hati yang tergerak untuk membantu sesama.

Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!

TAG:berita banjarnegarakonser jalananlongsor pandanarumMusisi Banjarnegara
Artikel Sebelumnya Liga 4 Jateng Liga 4 Jateng 2025-2026: Ini Daftar Lengkap 27 Peserta
Artikel Selanjutnya Psikolog tangani trauma 3 Anak Terindikasi Trauma Pasca Longsor Situkung, Pendampingan Psikologi Dimulai
Caps academy
Caps
IMG-20251124-WA0000

Tetap Update Berita Terbaru!

Follow akun media sosial Seputar Banyumas dan jangan lewatkan kabar penting seputar Banyumas dan sekitarnya!
FacebookSuka
XMengikuti
InstagramMengikuti
YoutubeSubscribe
TiktokMengikuti

Mungkin Anda Suka

Kampung konveksi
BanjarnegaraEkonomi

Tahukah Kamu, Kaos di Tanah Abang Ternyata Diproduksi dari Kampung Konveksi di Banjarnegara

Oleh Syarif TM
Longsor Pandanarum
Banjarnegara

BPBD Pastikan Kebutuhan Dasar Korban Longsor Pandanarum Tetap Terpenuhi

Oleh Syarif TM
Juragan UMKM
Banjarnegara

Dorong Digitalisasi dan Branding Produk Lokal, Bupati Amalia Buka Juragan UMKM

Oleh Syarif TM
Pengajian Akbar
Banjarnegara

Khidmat dan Syahdu, Ribuan Warga Padati Pengajian Akbar UAS di Alun-alun Banjarnegara

Oleh Syarif TM
Seputar BanyumasSeputar Banyumas
Ikuti Kami
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Terms of Service
  • Kebijakan Privasi
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan 
  • Kode Etik Jurnalistik
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?