Bocah Tiga Tahun di Kebumen Meninggal Dunia Tenggelam di Kolam

Budi Pekerti
Polsek Sruweng Polres Kebumen lakukan olah TKP, bocah tiga tahun meninggal tenggelam di kolam rumahnya. (Foto :Humas Polres Kebumen)

Bocah berusia tiga tahun   bernama Muhammad Nur Alby (3)  warga Dusun Watu Kempul Desa Pekuran  Kecamatan Sruweng Kabupaten Kebumen ditemukan meninggal dunia di  tenggelam di kolam yang ada di depan rumahnya. Peristiwa tersebut terjadi Senin (1/12/2025).”Korban diketahui bernama Muhammad Nur Alby, warga Dusun Watu Kempul;” kata Wakapolres Kebumen Kompol Faris Budiman.

 

Bocah Tiga Tahun Bermain di  Kolam

 

Adanya peristiwa itu, Polres Kebumen melalui Pamapta Polsek Sruweng, bersama tim Inafis mendatangi TKP untuk memastikan penyebab kejadian.Menurut keterangan saksi, Jumanudin, sebelumnya korban sempat terlihat bermain di tepi kolam yang berada tepat di depan rumahnya.

“Lalu, saat saksi hendak bersiap menunaikan salat Dzuhur, ia melihat anak tersebut telah berada di dalam kolam dalam posisi telungkup,” terangnya.

 

Bocah Tiga Tahun Jatuh

 

Saksi kemudian memanggil Miskanudin, kakek korban, dan bersama warga mengevakuasi tubuh anak itu. Musibah itu kemungkinan kurang pengawasan, sehingga anak jatuh ke dalam kolam. “Saat ditemukan, korban sudah meninggal dunia,” jelas Kompol Faris Budiman.

Baca juga  Satgas Gabungan Sidak Harga Eceran Beras di Banyumas, Ternyata Begini Hasilnya

Dari hasil olah TKP, kepolisian tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Anak tersebut juga belum menunjukkan tanda kaku saat pertama kali diperiksa oleh tim inafis Polres Kebumen.Hasil pemeriksaan medis Puskesmas Sruweng menguatkan temuan awal saat petugas berada di lokasi. “Tidak ada luka yang mengarah pada unsur penganiayaan,” ujar Kompol Faris.

Meninggal Dunia Karena Tenggelam

Korban dipastikan meninggal murni akibat tenggelam, dengan perkiraan waktu kematian kurang dari empat jam sebelum pemeriksaan berlangsung. Pihak keluarga menolak proses autopsi dan menerima jenazah untuk dimakamkan.

Wakapolres mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap anak yang bermain di sekitar kolam atau area berair lainnya. “Pengawasan orang tua menjadi hal penting untuk mencegah insiden serupa,” ujarnya.