Seputar BanyumasSeputar BanyumasSeputar Banyumas
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Seputar BanyumasSeputar Banyumas
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Pencarian
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Ikuti Kami
© 2025 Seputar Banyumas. All Rights Reserved.
Seputar Banyumas > Artikel > Banjarnegara > Ada 10 Cagar Budaya Baru di Banjarnegara, Sejumlah Objek Dinilai Potensi Naik Peringkat
BanjarnegaraRagam

Ada 10 Cagar Budaya Baru di Banjarnegara, Sejumlah Objek Dinilai Potensi Naik Peringkat

Syarif TM
Terakhir diperbarui: 12 Desember 2025 17:46
Syarif TM
Membagikan
Cagar Budaya
Sosialisasi Pengelolaan Cagar Budaya yang digelar di Kampung Kelapa Sawit, Kwondogiri, Jumat (12/12/2025). (dok.TACB)
Membagikan

PEMERINTAH Kabupaten Banjarnegara kembali menetapkan 10 cagar budaya baru pada tahun 2025. Penetapan tersebut diumumkan dalam kegiatan Sosialisasi Pengelolaan Cagar Budaya yang digelar di Kampung Kelapa Sawit, Kwondogiri, Jumat (12/12/2025).

Contents
  • Potensial Cagar Budaya Banjarnegara Naik Peringkat hingga Nasional
  • DPU PR Siap Dukung Anggaran Pelestarian

Dalam pertemuan tersebut, ada beberapa objek yang secara resmi menjadi cagar budaya di Banjarnegara pada tahun 2025 ini. Meski begitu, Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Banjarnegara masih melakukan kajian lebih banyak terkait objek yang diduga masuk dalam cagar budaya, sebab saat ini di Banjarnegara masih banyak Objek Diduga Cagar Budaya (ODCB).

Dengan begitu, nantinya hasil kajian dari TACB ini akan kembali diusulkan dan berpeluang menambah jumlah penetapan cagar budaya di tahun mendatang. Adapun 10 objek yang saat ini sudah ditetapkan sebagai cagar budaya oleh bupati pada tahun ini diantaranya,

  • Ruang kelas dan aula SDN 1 Klampok, Kecamatan Purwareja Klampok
  • Dua arca nandi dan satu batu yoni di Banjarkulon, Kecamatan Banjarmangu,
  • Bangunan BLKT Klampok, di Purwareja Klampok
  • Bangunan kelas, kursi siswa, serta dua jilid buku induk (Stamboek) siswa SDN 1 Kecepit, Kecamatan Punggelan, Banjarnegara.
Baca juga  Warga Desa Klampok Jadikan Sayuran Sebagai Hadiah Agustusan

Dengan penetapan ini, perlindungan terhadap cagar budaya semakin kuat secara hukum. Dengan begitu, pemerintah bersama dengan para pelestari benda dan cagar budaya di Banjarnegara ini memiliki tanggungjawab berdama untuk melestarikan benda tersebut.

Selain itu, dalam peneyelamatan cagar budaya ini memerlukan koordinasi antar lembaga, terutama terkait aset pemerintah. Seperti yang terjadi adanya pemugaran bangunan lama SMAN 1 Banjarnegara yang sudah terlanjur, padahal bangunan tersebut masuk dalam cagar budaya.

Potensial Cagar Budaya Banjarnegara Naik Peringkat hingga Nasional

Ketua TACB Banjarnegara, Heni Purwono, menyebut beberapa objek yang ada di Banjarnegara sudah ditetapkan sebagia cagar budaya, meski begitu dia juga menyebutkan beberapa cagar budaya yang sudah ditetapkan bupati masih berpeluang naik peringkat menjadi cagar budaya tingkat provinsi hingga nasional.

Heni menilai SDN 1 Kecepit memiliki nilai kelangkaan tinggi. Buku induk atau Stamboek di sekolah tersebut dapat masuk dalam Naskah Kuno Nusantara maupun Memori Kolektif Bangsa (MKB) melalui Perpustakaan Nasional.

Selain itu, Stasiun Banjarnegara juga disebut berpotensi naik kelas. Jalur kereta api peninggalan Serajoedal Stoomtram Maatschappij (SDS) memiliki nilai sejarah penting bagi perkembangan transportasi di empat kabupaten sekaligus.

Baca juga  Menguak Fakta Unik dan Menarik Kabupaten Banjarnegara, Dari Wisata Alam hingga Tradisi Rambut Gimbal

Tak hanya itu, Bendungan Bandjar Tjahjana Werken (BTW) turut dinilai sangat layak naik tingkat menjadi cagar nasional.

“BTW adalah proyek strategis masa kolonial untuk mengairi perkebunan tebu. Teknologinya rumit, dan saluran irigasinya masih berfungsi hingga kini,” katanya.

DPU PR Siap Dukung Anggaran Pelestarian

Anggota TACB dari DPU PR Banjarnegara, Siti Nurlela, mendorong pengelola cagar budaya untuk aktif berkoordinasi dengan pihaknya terkait kebutuhan perawatan.

“Butuh anggaran khusus untuk merawat bangunan bersejarah ini. Silakan koordinasi dengan kami, agar tim analis bisa memproses kebutuhan anggarannya,” ujarnya.

Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!

TAG:berita banjarnegaraCagar budayapeninggalan sejarahseputar banyumas
Artikel Sebelumnya Lelang parkir cilacap Lelang Parkir Tepi Jalan Cilacap Tembus Rp 1,5 Miliar
Artikel Selanjutnya Tersangka Terkuak! 2 Saudara Tiri Jadi Tersangka Pembunuhan Pengacara Purwokerto Dieksekusi di Cilacap
TAHUN BARU
HUT PBG 25
HUT PBG 25 HR IRAWAN
HUT PBG 25 MKKS
HUT PBG 25 MUKODAM

Tetap Update Berita Terbaru!

Follow akun media sosial Seputar Banyumas dan jangan lewatkan kabar penting seputar Banyumas dan sekitarnya!
FacebookSuka
XMengikuti
InstagramMengikuti
YoutubeSubscribe
TiktokMengikuti

Mungkin Anda Suka

Prakiraan cuaca purwokerto banyumas 16-17 januari 2026
BanyumasRagam

Prakiraan Cuaca Purwokerto Saat Long Weekend 16–18 Januari 2026, Hujan atau Cerah?

Oleh Kurnia
Bantuan mahasiswa terdampak banjir
BeritaJatengNasional

Gubernur Jateng Penuhi Janjinya, 162 Mahasiswa Terdampak Banjir Sumatera Terima Bantuan

Oleh Syarif TM
Rapat MBG dan Validasi data penerima manfaat
Banjarnegara

Rakor MBG Digelar, Pemkab Banjarnegara Tekankan Akurasi Data Penerima Manfaat

Oleh Syarif TM
Restorative Justice
BeritaJateng

Dana Desa Rawan Disalahgunakan, Ahmad Luthfi Perluas Rumah Restorative Justice

Oleh Nestya Zahra
Seputar BanyumasSeputar Banyumas
Ikuti Kami
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Terms of Service
  • Kebijakan Privasi
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan 
  • Kode Etik Jurnalistik
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?