SUASANA Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Banjarnegara berbeda pada Jumat, (5/12/2025), anak-anak usia dini dari Kelompok Bermain (KB) Qurotta A’yun datang dan belajar di luar kelas dengan tajuk Ayah Mengajar.
Ayah Mengajar merupakan satu tema yang diangkat dalam kunjungan para anak usia dini ke Rutan Banjarnegara, mereka melihat dan belajar tentang penerapan dan pengolahan sistem ketahanan pangan dengan memanfaatkan lahan sempit yang dikelola Rutan Banjarnegara.
Kedatangan rombongan disambut hangat oleh Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan, M. Azan Subehi beserta jajaran petugas Rutan. Melalui kegiatan Ayah Mengajar, anak-anak langsung diajak berkeliling untuk mengenal berbagai fasilitas pembinaan dan ketahanan pangan yang ada di lingkungan rutan.
Diajak Menanam dan Kasih Makan Ternak
Selama kunjungan, peserta tampak antusias melihat area brandgang, dapur, kolam ikan, hingga kandang ayam. Tak hanya itu, mereka juga ikut memberikan makan ikan, dan belut yang saat ini dikembangkan Rutan Banjarnegara.
Tak hanya itu, mereka juga mengunjungi kandang ayam, serta ikut memberi makan ternak tersebut. Tentu saja, para anak usia dini ini melihat beberapa lahan sempit yang ada di lingkungan Rutan Banjarnegara ini disulap menjadi kebun sayur, kolam ikan, hingga ternak ayam.
Tidak hanya itu, pada kegiatan Ayah Mengajar ini, peserta didik juga berkesempatan menanam bibit cabai di area brandgang. Meski tangan mereka kotor oleh tanah, ekspresi bahagia tampak jelas, didampingi para guru dan petugas.
Setelah sesi edukasi lapangan, anak-anak diajak melakukan kegiatan menghias donat menggunakan topping warna-warni. Keceriaan jelas terlihat pada anak-anak KB ini. Cara mereka menghiaspun berbeda, ada yang menghias dengan rapi, ada pula yang spontan menumpuk berbagai topping dan mencicipinya sebelum selesai menghias.
Untuk menutup rangkaian acara, petugas memberikan edukasi ringan mengenai bahaya radiasi handphone pada anak. Penjelasan disampaikan dengan metode interaktif dan contoh sehari-hari sehingga mudah dipahami.
Ayah Mengajar Diharapkan Jadi Inspirasi
Kepala Rutan Banjarnegara, Dodik Harmono, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan tersebut. Apalagi, tema kami ini adalah Ayah Mengajar. Pada kegiatan ini jelas terlihat bahwa petugas Rutan yang merupakan ayah ikut membimbing dan menjelaskan tentang pemanfaatan lahan untuk ketahanan pangan sederhana.
“Kami selalu terbuka untuk kegiatan belajar seperti ini. Selain memberi wawasan baru, anak-anak juga dapat melihat bahwa di dalam rutan terdapat berbagai aktivitas positif yang bermanfaat bagi masyarakat. Kami berharap pengalaman ini menjadi pembelajaran yang berkesan bagi mereka,” ujarnya.
Kegiatan edukatif ini menjadi contoh kolaborasi positif antara lembaga pendidikan dan pemasyarakatan dalam menciptakan pengalaman belajar yang bermakna, menyenangkan, sekaligus membangun nilai kebersamaan, kepedulian, dan kecintaan terhadap lingkungan.
Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!







