MASALAH Percepatan Pembangunan Daerah butuh melibatkan banyak pihak, termasuk para kalangan pengusaha, untuk itu, Pemerintah Kabupaten Banjarnegara terus memperkuat kolaborasi dengan sektor swasta melalui rapat koordinasi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Badan Usaha (TJSLBU) atau Corporate Social Responsibility (CSR).
Pertemuan ini digelar untuk menyatukan arah program CSR perusahaan dengan fokus pembangunan daerah. Sehingga ada fokus bersama antara pemerintah daerah dengan pengusaha dalam pembangunan.
Rakor yang digelar di ruang pertemuan Bapperida Banjarnegara itu dipimpin langsung Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Banjarnegara, Tursiman, S.Sos, dan dihadiri Kepala Bapperida, sejumlah pejabat OPD, serta perwakilan perusahaan yang tergabung dalam Forum TJSLBU.
CSR Didorong Selaras dengan Rencana Pembangunan Daerah
Dalam sambutannya, Tursiman menyampaikan bahwa pemerintah daerah ingin memaksimalkan manfaat CSR agar lebih terstruktur dan mendukung pencapaian target pembangunan.
“Rapat koordinasi ini sangat penting untuk menyinergikan program TJSLBU dengan kebutuhan daerah. Harapan kami, CSR tidak hanya sporadis, tetapi tepat sasaran dan memberi dampak nyata bagi masyarakat,” katanya.
Pemkab Banjarnegara menetapkan sejumlah sektor prioritas penerapan CSR, di antaranya:
- Pendidikan dan peningkatan kualitas SDM
- Kesehatan dan kesejahteraan sosial
- Penanggulangan bencana
- Infrastruktur dan lingkungan
- Penguatan ekonomi rakyat
- Pertanian, perikanan, peternakan, dan perkebunan
- Olahraga, pariwisata, budaya, dan seni
- Keagamaan
- Program pelatihan dan kewirausahaan masyarakat
Tursiman juga memberikan apresiasi kepada perusahaan yang telah aktif mendukung penanganan bencana, termasuk bantuan saat musibah longsor di Dusun Situkung, Pandanarum.

Data Pembangunan dan Tantangan Ketenagakerjaan
Pada sesi pemaparan, Kepala Bapperida Banjarnegara Yusuf Agung menguraikan capaian indikator makro pembangunan daerah. Berdasarkan data terbaru, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Banjarnegara pada tahun 2025 mencapai 70,61 poin, yang menunjukkan tren positif pada indikator pendidikan dan kesehatan.
Namun demikian, persoalan ketenagakerjaan masih menjadi fokus bersama.
- Penduduk usia kerja: 833.185 orang
- Penduduk bekerja: 582.693 orang
- Pengangguran terbuka: 33.184 orang
“Perlu kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah dan dunia usaha untuk meningkatkan kompetensi tenaga kerja lokal,” katanya.
Arah Kebijakan 2026 dan Program Unggulan Pemkab
Untuk tahun 2026, tema pembangunan daerah ditetapkan:
“Peningkatan Pemerataan Pembangunan Wilayah Guna Membangun Pondasi Perencanaan Strategis.”
Ada lima fokus utama pembangunan:
- Peningkatan kualitas SDM
- Penguatan ekonomi berbasis pertanian berkelanjutan
- Pembangunan infrastruktur
- Penurunan kemiskinan dan pengangguran
- Tata kelola pemerintahan yang transparan dan modern
Selain itu, Pemkab juga telah menyusun 10 program unggulan, antara lain:
- Pembangunan rumah sakit di wilayah Banjarnegara bagian atas
- Penambahan insentif tenaga keagamaan
- Kredit bergulir UMKM melalui BLUD
- Penguatan kawasan industri ramah lingkungan
- Peningkatan dana ADD
- Pengembangan unit benih serta sarana produksi pertanian
- Renovasi sekolah dan rumah ibadah
- Program pengelolaan sampah berbasis pemberdayaan masyarakat
Pelaku Usaha Dorong Penguatan SDM Lokal
Ketua APINDO Banjarnegara, Roshid, SE, menyoroti pentingnya peningkatan etos kerja dan kesiapan tenaga kerja lokal agar tidak kalah bersaing dengan tenaga kerja luar daerah.
“SDM Banjarnegara harus keluar dari zona nyaman. Jika ingin terserap industri, mental kerja dan keterampilan harus meningkat,” ujarnya.
Dalam menanggapi hal tersebut, Pj Sekda memastikan pemerintah telah menyiapkan langkah konkret.
“Kami akan memperbanyak pelatihan vokasi berbasis kebutuhan industri dan mengajak dunia usaha untuk terlibat langsung dalam pelaksanaannya,” katanya.
Bangun Ekosistem CSR Berkelanjutan
Melalui rakor ini, Pemkab Banjarnegara berharap CSR perusahaan ke depan tidak hanya berbentuk bantuan material, tetapi berorientasi pada pemberdayaan, keberlanjutan, dan penguatan ekonomi masyarakat.
Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!







