Seputar BanyumasSeputar BanyumasSeputar Banyumas
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Seputar BanyumasSeputar Banyumas
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Pencarian
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Ikuti Kami
© 2025 Seputar Banyumas. All Rights Reserved.
Seputar Banyumas > Artikel > Banjarnegara > Memprihatinkan, Mantan Penyanyi Lengger Ini Harus Mengamen Untuk Bertahan Hidup
Banjarnegara

Memprihatinkan, Mantan Penyanyi Lengger Ini Harus Mengamen Untuk Bertahan Hidup

Syarif TM
Terakhir diperbarui: 13 Juni 2025 13:34
Syarif TM
Membagikan
img 20250613 wa0015 Memprihatinkan, Mantan Penyanyi Lengger Ini Harus Mengamen Untuk Bertahan Hidup
Kondisi rumah nenek Trewu yang sangat memprihatinkan. (Dok Warga)
Membagikan
img 20250613 wa0015 Memprihatinkan, Mantan Penyanyi Lengger Ini Harus Mengamen Untuk Bertahan Hidup
Kondisi rumah nenek Trewu yang sangat memprihatinkan. (Dok Warga)

SEPUTARBANYUMAS.COM – Kondisi memprihatinkan dialami oleh Trewu, nenek 80 tahun ini harus tinggal di rumah reot dan hanya beralaskan tanah. Tak hanya itu, di usianya yang lanjut, mantan penyanyi lengger ini harus menjadi penyanyi jalanan untuk dapat bertahan hidup.

Tak hanya itu, mantan penyanyi lengger yang tinggal di Kelurahan Krandegan, Kecamatan Kabupaten Banjarnegara ini harus tinggal pada gubuk dengan ukuran 9×3 meter dengan dinding triplek dan potongan spanduk bekas.

Pada masa mudanya, nenek Trewu cukup terkenal saat menjadi penyanyi lengger, tampil di panggung menjadi hal yang biasa dia lakukan, namun kini dia harus rela menjadi penyanyi jalanan untuk bertahan hidup, bahkan dia harus menggunakan kruk untuk mendukung aktifitasnya sejak mengalami kecelakaan beberapa tahun lalu.

Kaki nenek mantan penyanyi lengger ini mengalami kesulitan untuk berjalan sejak mengalami kecelakaan beberapa tahun lalu. “Dulu pernah jatuh ketabrak angkot, jadi untuk jalan sekarang harus pakai kruk,” ujar Nenek Trewu.

Melihat bangunan rumah milik nenek Trewu ini memang sudah sangat mengkhawatirkan, tidak hanya beralaskan tanah dan triplek serta seng bekas hingga spanduk bekas sebagai dinding, tetapi juga bocor saat hujan melanda, yang lebih memprihatinkan lagi, lantai juga mengalami rembes saat hujan lebat terjadi.

Baca juga  Dukung Ketahanan Pangan, Ini Langkah Distankan KP Banjarnegara di 100 Hari Kerja Bupati

Diusianya yang sudah lanjut, Trewu tinggal bersama anak lelakinya, untuk memisahkan kamar tidur miliknya dan anaknya, bangunan tersebut hanya menggunakan kain lusuh sebagai pembatas. Kondisi ini sudah dialaminya sejak 10 tahun terakhir. “Saya hanya tinggal dengan anak kandung saya, tetapi dia kadang ngga pulang,” katanya.

Dikatakannya, dari hasil mengamen, dia mendapatkan penghasilan antara Rp 50 hingga Rp 70 ribu, itu saja tidak menentu dan tidak setiap hari. “Untuk penghasilan tidak menentu, kadang dalam sehari bisa mencapai Rp 70 ribu, kadang Rp 50 ribu, jadi tidak pasti, yang penting bisa buat makan tiap hari,” ujarnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Sosial Kabupaten Banjarnegara, Aditya Agus Satria, mengaku prihatin dengan kondisi Trewu. Namun, berdasarkan hasil assessment di lapangan, bahwa yang bersangkutan merupakan penerima pensiun, sehingga dengan status tersebut, yang bersangkutan tidak memenuhi kriteria sebagai penerima bantuan sosial yang bersumber dari APBD, termasuk program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Meski begitu, pihaknya berkomitmen untuk membantu agar yang bersangkutan dapat memperoleh bantuan yang layak. “Kami akan berupaya menggandeng berbagai pemangku kepentingan (stakeholder) di luar APBD, agar nenek Trewu bisa mendapatkan tempat tinggal yang lebih layak,” ujarnya.

Baca juga  Jelang Natal Bersama, Polisi dan Gegana Pastikan Central Convention Hall Banjarnegara Steril
TAG:berita banjarnegara terkinidinas sosial banjarnegara
Artikel Sebelumnya img 20250613 wa0002 73 Atlet Purbalingga Siap Tempur di Popda Jateng 2025 73 Atlet Purbalingga Siap Tempur di Popda Jateng 2025
Artikel Selanjutnya img 20250613 wa0044 Soal Penanganan Sedimentasi Waduk Mrica, Indonesia Power Gandeng Jurnalis Soal Penanganan Sedimentasi Waduk Mrica, Indonesia Power Gandeng Jurnalis
TAHUN BARU
HUT PBG 25
HUT PBG 25 HR IRAWAN
HUT PBG 25 MKKS
HUT PBG 25 MUKODAM

Tetap Update Berita Terbaru!

Follow akun media sosial Seputar Banyumas dan jangan lewatkan kabar penting seputar Banyumas dan sekitarnya!
FacebookSuka
XMengikuti
InstagramMengikuti
YoutubeSubscribe
TiktokMengikuti

Mungkin Anda Suka

jenang gula aren
Banjarnegara

Kisah Warga Sidakangen Banjarnegara Sukses Inovasi Jenang Gula Aren, Berawal Coba-coba Kini Banjir Pesanan

Oleh Heri C
Rapat MBG dan Validasi data penerima manfaat
Banjarnegara

Rakor MBG Digelar, Pemkab Banjarnegara Tekankan Akurasi Data Penerima Manfaat

Oleh Syarif TM
Isra Miraj, siswa SRMP bersihkan Masjid
BanjarnegaraRisalah

Peringati Isra Miraj, Siswa SRMP 27 Banjarnegara Bersihkan Masjid, Tanamkan Nilai Ibadah Sejak Dini

Oleh Syarif TM
Gus Mikh
Banjarnegara

Makna Isra Miraj 1447 H: Gus Mikh Banjarnegara Ajak Umat Jadikan Salat sebagai Penguat Iman di Era Modern

Oleh Heri C
Seputar BanyumasSeputar Banyumas
Ikuti Kami
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Terms of Service
  • Kebijakan Privasi
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan 
  • Kode Etik Jurnalistik
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?