PENGAJIAN Akbar bersama Ustaz Abdul Somad (UAS) yang dilaksanakan di Alun-alun Banjarnegara, Sabtu (29/11/2025) malam ini dihadiri oleh ribuan jamaah, tidak hanya dari Banjarnegara, jamaah yang hadir juga datang dari berbagai wilayah di sekitar Banjarnegara.
Tak heran, kehadiran puluhan ribu jamaah ini menjadikan suasana religius sangat terasa di sekitaran Alun-alun Banjarnegara, ketika ribuan jamaah dari berbagai wilayah memadati area tersebut untuk mengikuti pengajian akbar bersama dai nasional. Acara yang digelar terbuka untuk publik ini berlangsung dengan penuh khidmat dan antusiasme sejak awal hingga akhir.
Sejak sore hari, ribuan masyarakat sudah mulai berdatangan. Jalan utama menuju alun-alun tampak padat oleh jamaah yang datang bersama keluarga, rombongan majelis taklim, hingga komunitas pemuda masjid. Para relawan terlihat sigap mengatur jamaah dan memastikan area tetap tertib dan kondusif.
Momen Haru Saat Sholawat Menggema
Di tengah penyampaian tausiyah, suasana mendadak berubah haru ketika UAS melantunkan Sholawat Sholawat Burdah. Tanpa komando, lampu flash ponsel jamaah menyala serempak, menciptakan lautan cahaya putih yang menghiasi langit malam Banjarnegara.
Lantunan sholawat menggema dari seluruh penjuru alun-alun sehingga menciptakan suasana yang syahdu dan mendalam. Banyak jamaah terlihat meneteskan air mata, larut dalam keheningan dan kedamaian spiritual.
Pesan Utama Pengajian Akbar: Menjaga Ukhuwah dan Kerukunan
Dalam tausiyahnya yang bertema “Merajut Ukhuwah”, UAS menyampaikan pentingnya menjaga persaudaraan antarumat, khususnya di tengah kehidupan sosial yang dinamis dan penuh tantangan.
Menurutnya, persatuan adalah kekuatan terbesar umat Islam dan menjadi fondasi bagi masyarakat yang harmonis.
“Merajut ukhuwah di Banjarnegara ini luar biasa. Semua bisa duduk bersama seperti malam ini, baik NU, Muhammadiyah, maupun SI. Dalam hati saya bertanya, resepnya apa?” ujar UAS disambut tawa jamaah.
Ia juga memuji soliditas penyelenggara dan kerukunan antar organisasi Islam yang mampu menghadirkan acara besar tersebut tanpa sekat, tanpa perbedaan.
Ajakan Menjaga Perintah Allah
Selain pesan persatuan, UAS menegaskan kembali tentang pentingnya menaati aturan agama dan menjauhi larangan-Nya. Ia menyampaikan, umat akan mendapatkan penjagaan dan pertolongan Allah apabila menjaga hukum-Nya.
“Kalau kita menjaga hukum Allah, maka Allah akan menjaga kita. Dan kalau pun ada musibah, itu bentuk kasih sayang-Nya, untuk mengangkat derajat, menyelamatkan dari azab, dan memasukkan ke dalam surga,” katanya.
Acara Berlangsung Kondusif dan Penuh Makna
Pengajian akbar ini berlangsung dengan tertib hingga akhir acara. Banyak jamaah mengaku mendapatkan pengalaman spiritual yang memperkuat iman dan memperluas rasa persaudaraan sesama muslim.
Bagi sebagian warga, momen ini menjadi salah satu pengajian terbesar dalam beberapa tahun terakhir di Banjarnegara.
Apresiasi dari Pemkab Banjarnegara
Wakil Bupati Banjarnegara, Wakhid Jumali, yang hadir dalam acara tersebut menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran UAS serta dukungan seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan pengajian akbar ini.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Banjarnegara, kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran UAS. Dengan adanya pengajian ini, insyaallah iman dan ketakwaan masyarakat semakin kuat dan bertambah,” katanya.
Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!





