Wakil Bupati Banyumas, Dwi Asih Lintarti, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Banyumas, secara resmi mengukuhkan 758 Pembina dan Pelatih Pramuka Kwarcab Banyumas.
Para pembina dan pelatih diharapkan bisa mewujudkan organisasi Pramuka sebagai ruang tumbuh dan belajar. Sehingga bisa mencetak generasi muda yang unggul dan berdaya saing.
Acara penting ini berlangsung pada Selasa, 9 Desember 2025, bertempat di Gedung Gurinda Sarwa Mandala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas. Turut hadir dalam pengukuhan tersebut Ketua Kwarcab Banyumas yang juga merupakan Sekretaris Daerah Kabupaten Banyumas, para Wakil Ketua Kwarcab, Ketua Kwartir Ranting, serta sejumlah tamu undangan.
Wabup Lintarti menjelaskan bahwa pembina pramuka mengemban tugas mulia untuk membentuk peserta didik agar memiliki kepribadian dan budi pekerti luhur. Tujuannya adalah menjadikan mereka warga negara yang berjiwa Pancasila, setia dan patuh kepada negara, serta menjadi masyarakat yang berguna.
“Kegiatan-kegiatan yang dilakukan kakak-kakak dalam pembinaan Pramuka adalah investasi yang akan membawa bangsa kita ke depan,” katanya.
Peran Pembina sebagai Investasi Jangka Panjang
Dalam sambutannya, Wabup Lintarti menyampaikan selamat kepada seluruh pembina dan pelatih yang baru dikukuhkan. Beliau memberikan penekanan khusus mengenai peran vital pembina pramuka, yang dinilai sebagai investasi jangka panjang bagi negara.
Wabup Lintarti berpesan agar para pembina terus berpegang teguh pada prinsip-prinsip kepramukaan dalam setiap proses pembinaan, memastikan setiap aktivitas bertujuan membentuk karakter peserta didik. Lebih lanjut, beliau mendorong pembina untuk menjadi teladan dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
“Jadilah pembina yang tidak hanya mengajar, tetapi juga pemimpin yang teladan. Tunjukkan kepada anak-anak kita bagaimana seorang pramuka mampu beradaptasi, berpikir kreatif, dan berani menghadapi perubahan. Terbukalah terhadap perkembangan zaman, kemajuan teknologi, dan isu-isu global, sehingga pramuka tetap relevan dengan generasi muda di masa kini maupun mendatang,” kata dia.
Di akhir sambutannya, Wabup Lintarti mengajak semua pihak untuk memperkuat gerakan kepramukaan di Banyumas dan membina generasi muda dengan sepenuh hati, menjadikan pramuka sebagai ruang tumbuh yang membentuk karakter unggul.
Peningkatan Kualitas dan Kuantitas Pembina
Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Pembinaan Anggota Dewasa (Waka Binawasa) Kwarcab Banyumas, Sarno, menyoroti pentingnya penambahan jumlah pembina. Menurutnya, rasio ketercukupan pembina terhadap peserta didik saat ini masih perlu ditingkatkan.
Oleh karena itu, upaya peningkatan kualitas dan kuantitas pembina terus digencarkan melalui Pusdiklatcab dan Bidang Binawasa. Sarno memastikan bahwa 758 orang yang dikukuhkan tersebut telah menempuh pelatihan yang memadai.
“Mereka yang dikukuhkan hari ini merupakan pembina dan pelatih, yang telah mengikuti kursus mahir dasar dan kursus mahir lanjutan, sejumlah 758 pembina pramuka dan pelatih,” ungkapnya.
Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!







