Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Banyumas kembali menggulirkan program prioritas nasional Kemandirian Pesantren, dengan target menjadikan lembaga pendidikan Islam ini sebagai “Community Economy Hub”.
Program ini bertujuan memutus ketergantungan pesantren dari kepentingan luar dan memperkuat fungsi utamanya sebagai lembaga pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat.
Kepala Kankemenag Banyumas, Ibnu Asaddudin, pada Jumat (14/11/2025), menyampaikan bahwa kemandirian ekonomi adalah syarat utama agar pesantren tetap dalam eksistensi sejatinya.
“Pesantren kerap kali menjadi institusi yang terseret-seret oleh kepentingan yang tidak ada signifikansinya dengan fungsi pesantren, karena tidak memiliki kekuatan yang mandiri dalam ruang ekonomi,” kata Ibnu.
Dengan jumlah 244 pesantren aktif, 1.700 ustadz/ah, dan 29.261 santri di Banyumas, potensi ini dinilai luar biasa untuk dikelola. Program ini berupaya mewujudkan pesantren yang Digdaya (mandiri secara ekonomi), siap sedia dipanggil negara, tanpa meninggalkan jati dirinya.
Strategi Kankemenag untuk mencapai kemandirian ini meliputi:
Dukungan modal dan teknologi untuk pengembangan UMKM pesantren.
Penyelenggaraan Expo Kemandirian Pesantren.
Dukungan program nasional seperti Cek Kesehatan Gratis (CKG), Makan Bergizi Gratis (MBG), dan Pesantren Ramah Anak.
Pengembangan ekonomi kreatif saat ini difokuskan di beberapa pondok pesantren melalui kerja sama dengan Pemkab, Bank Indonesia, dan Baznas, salah satunya di Ponpes Ibnu Jamil Kauman Sokaraja.
“Indikator keberhasilan yang ingin dicapai adalah Ponpes mampu mandiri kuat Pendidikan Agama, dan Latihan wirausaha,” kata Ibnu.
Dia berharap santri tidak hanya menjadi kyai dan ahli agama, tetapi juga pengusaha yang mampu menjaga keberlanjutan ekonomi kreatif pesantren.
Kemenag berkolaborasi dengan Pemkab, Bank Indonesia, dan Baznas untuk memberdayakan UMKM di pesantren melalui dukungan modal dan teknologi. Salah satu Ponpes yang menjadi fokus adalah Ibnu Jamil Kauman Sokaraja.
Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!





