Seputar BanyumasSeputar BanyumasSeputar Banyumas
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Seputar BanyumasSeputar Banyumas
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Pencarian
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Ikuti Kami
© 2025 Seputar Banyumas. All Rights Reserved.
Seputar Banyumas > Artikel > Banjarnegara > Awal 2026, Bupati Banjarnegara Tancap Gas: Proyek Besar Wajib Tuntas 9 Bulan
BanjarnegaraBerita

Awal 2026, Bupati Banjarnegara Tancap Gas: Proyek Besar Wajib Tuntas 9 Bulan

Syarif TM
Terakhir diperbarui: 3 Januari 2026 10:46
Syarif TM
Membagikan
Rakor proyek besar ABPD 2026
Bupati Banjarnegara menginstruksikan percepatan pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), dan proyek besar wajib tuntas 9 bulan. (dok.kominfo)
Membagikan

MENGAWALI tahun anggaran 2026, Bupati Banjarnegara menginstruksikan percepatan pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), dan proyek besar wajib tuntas 9 bulan. Arahan tersebut disampaikan dalam rapat koordinasi bersama seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang digelar di pringgitan rumah dinas bupati, awal Januari 2026.

Contents
  • Proyek Besar Wajib Tuntas 9 Bulan
  • Pembangunan Desa Harus Merata
  • Siaga Bencana dan Penguatan Ketertiban

Dalam arahannya, Bupati menegaskan bahwa tahun 2026 menjadi periode penuh tantangan bagi keuangan daerah. Pasalnya, pemerintah pusat melakukan pengurangan signifikan terhadap Dana Transfer ke Daerah secara nasional.

Berdasarkan informasi yang diterima, alokasi transfer ke daerah pada 2026 turun menjadi Rp559 triliun, dari sebelumnya Rp669 triliun pada 2025. Untuk Kabupaten Banjarnegara, pengurangan anggaran diperkirakan mencapai Rp168 miliar.

“Kondisi ini memaksa kita bekerja lebih efisien. Ketergantungan daerah terhadap anggaran pusat masih tinggi, sementara kemampuan fiskal menurun. Karena itu, setiap program harus benar-benar tepat sasaran dan berdampak langsung bagi masyarakat,” katanya.

Proyek Besar Wajib Tuntas 9 Bulan

Salah satu instruksi utama dalam rapat tersebut adalah perubahan pola kerja birokrasi. Bupati meminta seluruh proyek strategis dan kegiatan berskala besar dituntaskan dalam sembilan bulan pertama tahun anggaran.

Baca juga  Si Dia Baik Resmi Diluncurkan, Sebuah Aplikasi Digital Amal Umat Kristiani Berbasis Transparansi

Ia menekankan agar proses lelang dilakukan sejak awal tahun, khususnya untuk proyek besar di Dinas PUPR, Dinas Pendidikan, dan Dinas Kesehatan.

“Saya tidak ingin lagi ada cerita penyerapan anggaran dikejar-kejar di akhir tahun. Bulan ke-10 sampai ke-12 harusnya hanya tinggal kegiatan rutin,” ujarnya.

Menurut Bupati, percepatan ini juga penting untuk menghindari pengerjaan proyek besar khususnya kegitaan fisik di penghujung tahun yang bertepatan dengan musim hujan, sehingga kualitas pembangunan tetap terjaga dan tidak mudah rusak.

Pembangunan Desa Harus Merata

Selain soal anggaran, Bupati juga menyoroti pemerataan pembangunan. Ia meminta OPD tidak lagi berfokus pada desa yang sama secara berulang, melainkan melakukan pemerataan agar keadilan pembangunan benar-benar dirasakan seluruh masyarakat Banjarnegara.

“Pembangunan harus bergilir dan adil. Jangan hanya satu desa yang terus mendapatkan program, sementara desa lain tertinggal,” katanya.

Siaga Bencana dan Penguatan Ketertiban

Dalam rapat tersebut, Bupati juga menginstruksikan camat dan BPBD untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana, khususnya longsor dan banjir di musim hujan.

Baca juga  Hujan Deras, Tebing Setinggi 7 Meter di Banjarnegara ini Longsor

Sementara itu, Dinas Kominfo diminta lebih agresif mempromosikan potensi daerah, sedangkan Satpol PP diinstruksikan meningkatkan patroli malam untuk menekan angka kriminalitas dan pergaulan bebas di kalangan remaja.

Dengan dimulainya kerja sejak awal Januari, Bupati berharap seluruh jajaran birokrasi bergerak cepat dan solid demi mewujudkan pembangunan Banjarnegara yang lebih efektif, merata, dan berdampak nyata bagi masyarakat sepanjang 2026.

Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!

TAG:berita banjarnegarakegitaan 2026proyek besarseputar banyumas
Artikel Sebelumnya short trip Short Trip Purwokerto: Rekomendasi Wisata 2 Hari 1 Malam yang Praktis dan Berkesan
Artikel Selanjutnya welfare state Welfare State ala Jawa Tengah
TAHUN BARU
HUT PBG 25
HUT PBG 25 HR IRAWAN
HUT PBG 25 MKKS
HUT PBG 25 MUKODAM

Tetap Update Berita Terbaru!

Follow akun media sosial Seputar Banyumas dan jangan lewatkan kabar penting seputar Banyumas dan sekitarnya!
FacebookSuka
XMengikuti
InstagramMengikuti
YoutubeSubscribe
TiktokMengikuti

Mungkin Anda Suka

Bantuan mahasiswa terdampak banjir
BeritaJatengNasional

Gubernur Jateng Penuhi Janjinya, 162 Mahasiswa Terdampak Banjir Sumatera Terima Bantuan

Oleh Syarif TM
Rapat MBG dan Validasi data penerima manfaat
Banjarnegara

Rakor MBG Digelar, Pemkab Banjarnegara Tekankan Akurasi Data Penerima Manfaat

Oleh Syarif TM
Restorative Justice
BeritaJateng

Dana Desa Rawan Disalahgunakan, Ahmad Luthfi Perluas Rumah Restorative Justice

Oleh Nestya Zahra
Wagub Jateng dan caon investor air bersih asal China
EkonomiJateng

Air Bersih Boyolali Jadi Rebutan Investor China, Wagub Jateng Angkat Bicara

Oleh Nestya Zahra
Seputar BanyumasSeputar Banyumas
Ikuti Kami
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Terms of Service
  • Kebijakan Privasi
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan 
  • Kode Etik Jurnalistik
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?