Kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Purbalingga–Bobotsari, wilayah Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga, Jumat pagi, (10/4/2026), berawal dari manuver berisiko. Sebuah truk boks yang mencoba mendahului kendaraan lain justru masuk ke lajur berlawanan dan di saat bersamaan, sepeda motor melaju dari arah depan. Tabrakan pun tak terhindarkan.
Kapolsek Mrebet Iptu Susetyo Yulianto mengatakan, peristiwa terjadi sekitar pukul 08.20 WIB. Truk bernomor polisi R-8707-L yang dikemudikan Taufik (54), warga Desa Limbangan, Kecamatan Kutasari, melaju dari arah selatan. Di depannya, terdapat kendaraan lain yang hendak didahului. “Truk menggunakan lajur kanan untuk mendahului. Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan datang sepeda motor,” kata Susetyo.
Sepeda motor Honda Beat R-4382-SV itu dikendarai Sunarto (59), warga Desa Gandasuli, Kecamatan Bobotsari. Jarak yang sudah terlalu dekat membuat kedua kendaraan tak sempat menghindar. Benturan keras terjadi di badan jalan.
Akibatnya, Sunarto mengalami luka-luka. Sementara pemboncengnya, Matoya (58), mengalami retak pada tulang kaki kanan dan menjadi korban dengan cedera paling serius dalam insiden tersebut.
Menurut Kapolsek, faktor utama kecelakaan adalah penggunaan lajur berlawanan saat mendahului tanpa memastikan kondisi aman dari arah depan. Situasi itu mempersempit ruang reaksi bagi kedua pengendara.
Kedua korban segera dievakuasi ke Puskesmas Mrebet. Petugas Polsek Mrebet yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara, mengatur arus lalu lintas, serta mengamankan kendaraan yang terlibat.
Penanganan kasus kini dilimpahkan ke Unit Gakkum Satlantas Polres Purbalingga. Polisi masih mendalami kronologi secara detail, namun indikasi awal mengarah pada kelalaian saat mendahului sebagai pemicu utama kecelakaan.
Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!



