Seputar BanyumasSeputar BanyumasSeputar Banyumas
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Seputar BanyumasSeputar Banyumas
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Pencarian
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Ikuti Kami
© 2025 Seputar Banyumas. All Rights Reserved.
Seputar Banyumas > Artikel > Banjarnegara > BUMDes di Banjarnegara Raup Omzet Jutaan dari Limbah Kepala Ayam
BanjarnegaraEkonomi

BUMDes di Banjarnegara Raup Omzet Jutaan dari Limbah Kepala Ayam

Syarif TM
Terakhir diperbarui: 4 Desember 2025 16:21
Syarif TM
Membagikan
Limbah Kepala Ayam
Para pekerja sedang mengolah limbah kepala ayam menjadi sumber cuan BUMDes Gunungjati. (dok.kominfo)
Membagikan

KEPALA Ayam yang selama ini dianggap sebagai limbah dan tak bernilai, ternyata bisa menjadi sumber penghasilan baru bagi masyarakat desa? Inovasi unik ini dilakukan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Gunungjati, Kecamatan Pagedongan, Kabupaten Banjarnegara. Berawal dari tumpukan sisa produksi pabrik pengolahan ayam, kini limbah tersebut berubah menjadi komoditas bernilai ekonomi tinggi.

Contents
  • Proses Pengolahan Cermat, Hasil Maksimal
  • Penjualan Menembus Kabupaten Tetangga
  • Omzet Capai Rp 5 Juta per Bulan
  • Dukung Ekonomi Desa dari Limbah Kepala Ayam

Pengurus BUMDes Gunungjati, Zainal Abidin, menceritakan bahwa ide usaha ini muncul setelah melihat banyak bagian kepala ayam terbuang percuma dari olahan pabrik yang ada di wilayah desanya. Setelah melakukan pengecekan pasar, ternyata daging yang masih menempel di kepala dan area kerongkongan ayam memiliki permintaan tinggi di industri olahan makanan.

“Awalnya kami melihat kepala ayam itu hanya dibuang. Setelah kami cari tahu, justru ada pasarnya, karena daging di sela-sela tulang kepala dan kerongkongan bisa dimanfaatkan,” ujarnya, Kamis (4/12/2025).

Baca juga  Rutan Banjarnegara Gelar Semarak HUT RI Dengan Aneka Lomba

Proses Pengolahan Cermat, Hasil Maksimal

Setibanya di rumah produksi, limbah kepala ayam tidak langsung dijual. Para pekerja terlebih dahulu memisahkan daging kecil yang masih menempel pada bagian kepala ayam, tulang leher, hingga kerongkongan. Proses ini membutuhkan ketelatenan dan ketelitian karena ukuran daging yang kecil.

“Kelihatannya sepele, tapi kalau dikumpulkan, hasilnya banyak. Semuanya dipilah, dikemas, lalu dibekukan agar kualitas terjaga,” katanya.

Daging olahan tersebut kemudian dikemas dalam ukuran 2 kilogram dan disimpan dalam freezer sebelum dikirim ke pembeli.

Penjualan Menembus Kabupaten Tetangga

Meski hanya berasal dari limbah, produk olahan tersebut justru diburu pembeli. Tidak hanya dari Banjarnegara, tetapi sudah merambah ke Kebumen dan Purbalingga. Produk ini banyak dimanfaatkan sebagai bahan baku bakso, pentol, hingga makanan olahan rumahan.

Dari olahan kepala ayam ini, BUMDes Gunungjati kini mampu menghasilkan hingga 300 kilogram daging per hari, terdiri dari:

  • 150 kg daging kepala ayam
  • 200 kg daging kerongkongan
  • Kulit leher sebagai produk tambahan

Harga jualnya pun cukup variatif:

Jenis OlahanHarga per Kg
Daging kerongkonganRp 30.000
Daging kepala ayamRp 25.000
Kulit leherRp 19.000
Baca juga  Pasar Rakyat Banjarnegara Catat Transaksi Rp567 Juta di Malam Pergantian Tahun

Omzet Capai Rp 5 Juta per Bulan

Dari usaha yang awalnya hanya dianggap percobaan ini, kini BUMDes mampu mencatat omzet antara Rp 4 juta hingga Rp 5 juta per bulan, dengan keuntungan bersih masuk kas desa antara Rp 2 juta hingga Rp 3 juta.

“Omzet ini masih bisa berkembang karena bahan baku sebenarnya masih kurang. Potensi pasar masih terbuka lebar,” katanya.

Dukung Ekonomi Desa dari Limbah Kepala Ayam

Kepala Desa Gunungjati, Yuliantoro, menyebut usaha pengolahan limbah kepala ayam ini bukan hanya memberikan pemasukan bagi desa, tetapi juga berperan mengurangi limbah dan menciptakan lapangan kerja.

“Limbah ini kami pisahkan, olah, dan ternyata laku. Ini membuka peluang ekonomi baru untuk desa,” katanya.

Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!

TAG:berita banjarnegarabumdeslimbah kepala ayam
Artikel Sebelumnya Kutowinangun Ibu dan Anak Asal Kutowinangun yang Dilaporkan Hilang Ternyata Ada di Lamongan
Artikel Selanjutnya waktu salat subuh Waktu Salat Subuh Dibilang Lebih Cepat, Kemenag Memberikan Penjelasan
TAHUN BARU
HUT PBG 25
HUT PBG 25 HR IRAWAN
HUT PBG 25 MKKS
HUT PBG 25 MUKODAM

Tetap Update Berita Terbaru!

Follow akun media sosial Seputar Banyumas dan jangan lewatkan kabar penting seputar Banyumas dan sekitarnya!
FacebookSuka
XMengikuti
InstagramMengikuti
YoutubeSubscribe
TiktokMengikuti

Mungkin Anda Suka

Rapat MBG dan Validasi data penerima manfaat
Banjarnegara

Rakor MBG Digelar, Pemkab Banjarnegara Tekankan Akurasi Data Penerima Manfaat

Oleh Syarif TM
Wagub Jateng dan caon investor air bersih asal China
EkonomiJateng

Air Bersih Boyolali Jadi Rebutan Investor China, Wagub Jateng Angkat Bicara

Oleh Nestya Zahra
Isra Miraj, siswa SRMP bersihkan Masjid
BanjarnegaraRisalah

Peringati Isra Miraj, Siswa SRMP 27 Banjarnegara Bersihkan Masjid, Tanamkan Nilai Ibadah Sejak Dini

Oleh Syarif TM
Gus Mikh
Banjarnegara

Makna Isra Miraj 1447 H: Gus Mikh Banjarnegara Ajak Umat Jadikan Salat sebagai Penguat Iman di Era Modern

Oleh Heri C
Seputar BanyumasSeputar Banyumas
Ikuti Kami
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Terms of Service
  • Kebijakan Privasi
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan 
  • Kode Etik Jurnalistik
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?