Seputar BanyumasSeputar BanyumasSeputar Banyumas
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Seputar BanyumasSeputar Banyumas
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Pencarian
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Ikuti Kami
© 2025 Seputar Banyumas. All Rights Reserved.
Seputar Banyumas > Artikel > Banjarnegara > 1.520 PPPK Paruh Waktu Banjarnegara Resmi Dilantik, Awal Pengabdian Baru untuk Daerah
BanjarnegaraBerita

1.520 PPPK Paruh Waktu Banjarnegara Resmi Dilantik, Awal Pengabdian Baru untuk Daerah

Syarif TM
Terakhir diperbarui: 17 Desember 2025 16:13
Syarif TM
Membagikan
PPPK paruh waktu
PPPK Paruh Waktu Kabupaten Banjarnegara menyerahkan bantuan untuk korban longsor Situkung, Pandanarum usai pengukuhan sebagai ASN. (Syarif/SB)
Membagikan

PENANTIAN panjang ribuan tenaga non-ASN di Kabupaten Banjarnegara akhirnya berbuah manis. Sebanyak 1.520 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu resmi dilantik dan dikukuhkan oleh Bupati Banjarnegara dr. Amalia Desiana, Rabu (17/12/2025).

Contents
  • ASN Diminta Profesional dan Berintegritas
  • Guru, Nakes, dan Tenaga Teknis Resmi Dikukuhkan Sebagai PPPK Paruh Waktu
  • Kisah Haru dari Lereng Dieng
  • Donasi untuk Korban Longsor Situkung

Dalam sambutannya, Bupati Banjarnegara dr Amalia Desiana menegaskan bahwa pengangkatan sebagai PPPK Paruh Waktu bukan sekadar perubahan status kepegawaian, melainkan awal dari tanggung jawab baru sebagai aparatur sipil negara.

“Apel ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan pengabdian saudara-saudara. Status baru ini harus diiringi dengan komitmen moral untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” katanya.

ASN Diminta Profesional dan Berintegritas

Bupati Amalia mengingatkan para PPPK Paruh Waktu agar bekerja secara profesional, amanah, dan menjunjung tinggi integritas. Ia menilai, peran ASN sangat strategis di tengah berbagai tantangan yang masih dihadapi Banjarnegara, mulai dari pembangunan infrastruktur, penanggulangan kemiskinan dan pengangguran, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, hingga pelayanan publik serta mitigasi kebencanaan.

Baca juga  Siap Kirim 286 Atlet dari 37 Cabor, KONI Banjarnegara Bidik 7 Besar di Porprov XVII Jateng

“Banjarnegara membutuhkan ASN yang solid, berkompeten, dan mampu bekerja sama. Kerja tim adalah kunci membangun kinerja organisasi yang kuat,” ujarnya.

Ia juga mendorong seluruh ASN, termasuk PPPK Paruh Waktu, untuk terus meningkatkan wawasan, pengetahuan, dan keterampilan melalui pengembangan kompetensi sesuai kebutuhan jabatan.

“Perlakukanlah orang lain sebagaimana kita ingin diperlakukan,” pesan Bupati.

Guru, Nakes, dan Tenaga Teknis Resmi Dikukuhkan Sebagai PPPK Paruh Waktu

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Banjarnegara, Esti Widodo, melaporkan bahwa awalnya terdapat 1.522 tenaga non-ASN yang dinyatakan memenuhi syarat dan telah ditetapkan Nomor Induk PPPK Paruh Waktu.

Jumlah tersebut terdiri atas 162 tenaga guru, 110 tenaga kesehatan, dan 1.248 tenaga teknis. Namun, satu orang meninggal dunia dan satu orang mengundurkan diri, sehingga total PPPK Paruh Waktu yang dilantik berjumlah 1.520 orang.

“Setelah menerima SK, seluruh PPPK ini diharapkan siap bekerja sesuai target kinerja pemerintah daerah untuk mewujudkan Banjarnegara yang maju dan sejahtera,” katanya.

Baca juga  Banjarnegara Bersiap Ikuti Susenas dan Seruti Triwulan I 2026

Menurut Esti, apel pengukuhan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen, meningkatkan semangat pengabdian, serta menegaskan identitas baru sebagai ASN yang menjunjung tinggi nilai-nilai BerAKHLAK.

Kisah Haru dari Lereng Dieng

Pengukuhan tersebut juga menghadirkan kisah haru dari para PPPK Paruh Waktu yang telah lama mengabdi. Salah satunya Umi Marliana (46), guru SD Negeri 1 Dieng, yang telah mengabdikan diri sejak 2009.

“Alhamdulillah, setelah menunggu bertahun-tahun akhirnya saya bisa menjadi PPPK Paruh Waktu. Sejak pagi kami berangkat dari Dieng ke Alun-Alun Banjarnegara bersama keluarga,” ungkapnya dengan mata berkaca-kaca.

Donasi untuk Korban Longsor Situkung

Tak hanya menjadi momen kebahagiaan, pelantikan ini juga diwarnai aksi solidaritas. Sebagai ungkapan rasa syukur, para PPPK Paruh Waktu menghimpun donasi untuk membantu korban longsor Situkung, Kecamatan Pandanarum.

Dari aksi tersebut, terkumpul dana sebesar Rp23.675.000 yang langsung diserahkan melalui Pj Sekda Banjarnegara untuk disalurkan kepada para korban.

Pelantikan ini pun menjadi simbol harapan baru, bukan hanya bagi para PPPK Paruh Waktu, tetapi juga bagi masyarakat Banjarnegara yang menantikan pelayanan publik yang semakin berkualitas dan berkeadilan.

Baca juga  Bupati Purbalingga Lantik Enam Pejabat Eselon II Hari Ini, Ini Bocorannya 

Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!

TAG:berita banjarnegaraPelantikanPPPK Paruh Waktu
Artikel Sebelumnya Malam anugerah keterbukaan informasi Gubernur Jateng Dorong Keterbukaan Informasi Publik di Jawa Tengah, KIP Beri Apresiasi
Artikel Selanjutnya Hipertensi Lawan Hipertensi dengan “Senja Bahagia”: Pentingnya Senam Rutin bagi Lansia
TAHUN BARU
HUT PBG 25
HUT PBG 25 HR IRAWAN
HUT PBG 25 MKKS
HUT PBG 25 MUKODAM

Tetap Update Berita Terbaru!

Follow akun media sosial Seputar Banyumas dan jangan lewatkan kabar penting seputar Banyumas dan sekitarnya!
FacebookSuka
XMengikuti
InstagramMengikuti
YoutubeSubscribe
TiktokMengikuti

Mungkin Anda Suka

Bantuan mahasiswa terdampak banjir
BeritaJatengNasional

Gubernur Jateng Penuhi Janjinya, 162 Mahasiswa Terdampak Banjir Sumatera Terima Bantuan

Oleh Syarif TM
Rapat MBG dan Validasi data penerima manfaat
Banjarnegara

Rakor MBG Digelar, Pemkab Banjarnegara Tekankan Akurasi Data Penerima Manfaat

Oleh Syarif TM
Restorative Justice
BeritaJateng

Dana Desa Rawan Disalahgunakan, Ahmad Luthfi Perluas Rumah Restorative Justice

Oleh Nestya Zahra
Isra Miraj, siswa SRMP bersihkan Masjid
BanjarnegaraRisalah

Peringati Isra Miraj, Siswa SRMP 27 Banjarnegara Bersihkan Masjid, Tanamkan Nilai Ibadah Sejak Dini

Oleh Syarif TM
Seputar BanyumasSeputar Banyumas
Ikuti Kami
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Terms of Service
  • Kebijakan Privasi
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan 
  • Kode Etik Jurnalistik
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?