Pancuran Pitu Baturraden menjadi salah satu destinasi wisata alam unggulan di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.
Berada di kawasan hutan lereng Gunung Slamet, tempat ini menawarkan pengalaman berlibur yang unik melalui pemandian air panas alami yang mengalir dari tujuh pancuran belerang.
Selain panorama alam yang asri, Pancuran Pitu juga dikenal memiliki nilai sejarah serta dipercaya membawa manfaat kesehatan.
Keunikan inilah yang membuat Pancuran Pitu tetap diminati wisatawan lokal maupun luar daerah, terutama bagi mereka yang mencari wisata alam sekaligus relaksasi.
Keunikan Pancuran Pitu Baturraden
Sesuai namanya, Pancuran Pitu Baturraden memiliki tujuh pancuran air panas alami yang keluar langsung dari celah bebatuan di lereng gunung.
Airnya mengandung belerang dengan suhu hangat hingga panas, sehingga sering dimanfaatkan pengunjung untuk berendam dan merelaksasi tubuh.
Berbeda dengan pemandian air panas buatan, aliran air di Pancuran Pitu bersifat alami dan terus mengalir. Lokasinya yang berada di tengah hutan pinus dan vegetasi pegunungan membuat suasana terasa sejuk, tenang, dan jauh dari hiruk-pikuk perkotaan.
Aroma khas belerang justru menjadi ciri autentik yang memperkuat karakter wisata ini.
Sekilas Sejarah
Pancuran Pitu memiliki cerita sejarah yang erat kaitannya dengan aktivitas vulkanik Gunung Slamet. Sumber air panas yang muncul di kawasan ini dipercaya sudah dikenal masyarakat sejak zaman kolonial Belanda.
Pada masa itu, air panas belerang dimanfaatkan sebagai tempat pemandian alami dan pengobatan tradisional.
Hingga kini, kepercayaan terhadap khasiat air Pancuran Pitu masih bertahan. Banyak pengunjung yang datang dengan tujuan terapi, terutama untuk meredakan pegal otot, nyeri sendi, hingga masalah kulit ringan.
Harga Tiket Masuk
Untuk menikmati keindahan Pancuran Pitu Baturraden, pengunjung perlu membayar tiket masuk kawasan wisata Baturraden terlebih dahulu. Harga tiket masuk kawasan Baturraden umumnya berada di kisaran Rp25.000 per orang, meski dapat berubah sesuai kebijakan pengelola.
Selain itu, terdapat tiket tambahan menuju area Pancuran Pitu sebesar Rp15.000 per orang.
Jam Operasional Wisata
Pancuran Pitu Baturraden umumnya dibuka setiap hari. Jam operasional dimulai sejak pagi sekitar pukul 08.00 WIB hingga sore hari sekitar pukul 16.00 WIB.
Waktu terbaik untuk berkunjung adalah pagi hingga menjelang siang, ketika udara masih segar dan pengunjung belum terlalu ramai.
Pada akhir pekan atau musim liburan, jumlah wisatawan biasanya meningkat. Oleh karena itu, disarankan datang lebih awal untuk mendapatkan pengalaman berwisata yang lebih nyaman.
Lokasi dan Akses Menuju Pancuran Pitu
Pancuran Pitu terletak di kawasan wisata Baturraden, sekitar 15 kilometer dari pusat Kota Purwokerto, Kabupaten Banyumas.
Akses menuju lokasi cukup mudah dengan kendaraan pribadi maupun transportasi umum hingga kawasan Baturraden.
Dari pintu masuk Baturraden, pengunjung masih perlu berkendara menuju area parkiran Pancuran Pitu.
Setelah itu, pengunjung melanjutkan dengan traking. Jalur menuju lokasi berupa jalan setapak dengan kontur menurun dan pemandangan hutan yang alami, sehingga disarankan menggunakan alas kaki yang nyaman.
Pancuran Pitu Baturraden bukan sekadar tempat wisata air panas, tetapi juga destinasi yang menawarkan perpaduan alam, sejarah, dan manfaat kesehatan.
Dengan tujuh pancuran alami, suasana hutan pegunungan, serta cerita turun-temurun yang melekat, tempat ini layak menjadi pilihan liburan bagi pencinta wisata alam.
Bagi wisatawan yang berkunjung ke Baturraden atau Purwokerto, menyempatkan diri menikmati Pancuran Pitu dapat menjadi pengalaman berlibur yang berbeda dan berkesan.
*Anda bisa melihat info lain di Instagram kami.







