Mendoan Kriuk Baturraden semakin populer sebagai kuliner yang wajib dicicipi wisatawan saat berkunjung ke kawasan wisata Baturraden, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.
Berbeda dari mendoan biasa yang lembek, mendoan kriuk menawarkan tekstur renyah dan cita rasa gurih yang khas. Kuliner ini terutama ramai diburu pada kuliner malam, ketika kawasan Terminal Atas dan parkiran Lokawisata Baturraden penuh dengan deretan pedagang yang menjajakan mendoan kriuk kepada pengunjung.
Sensasi Kriuk yang Beda di Terminal Atas Baturraden
Area Terminal Atas Baturraden dan parkiran depan Lokawisata sudah menjadi pusat kuliner mendoan kriuk di Baturraden. Di sana, puluhan pedagang berjejer menawarkan mendoan dengan balutan tepung yang digoreng hingga garing sehingga menghasilkan tekstur kriuk yang lebih tegas dibanding mendoan tradisional.
Pengunjung bisa mencium aroma tempe goreng yang menggugah selera, terutama saat malam hari ketika suhu udara Baturraden makin dingin.
Suasana ini menjadikan kawasan Terminal Atas sebagai kuliner street yang hidup, tidak hanya untuk berburu mendoan, tetapi juga aneka jajanan lain seperti sate ayam, mie rebus, wedang ronde, dan camilan lainnya yang cocok dinikmati sambil nongkrong santai bersama keluarga maupun teman.
Ciri Khas dan Cara Penyajian Mendoan Kriuk Baturraden
Mendoan kriuk khas Baturraden dibuat dari tempe yang diiris tipis kemudian dilapisi dengan adonan tepung berbumbu dan digoreng hingga garing.
Proses penggorengan lebih lama ini menjadikan teksturnya renyah — berbeda dari mendoan tradisional yang biasanya hanya digoreng setengah matang dan masih lembek.
Biasanya satu porsi mendoan berisi sekitar 10 potong tempe yang disajikan bersama sambal kecap dan irisan cabai untuk menambah kenikmatan.
Pengunjung bisa menikmati mendoan kriuk selagi hangat untuk merasakan kerenyahan dan gurihnya secara maksimal.
Momen ini semakin nikmat dirasakan di udara malam Baturraden yang dingin. Sehingga, tidak heran banyak wisatawan memilih mendoan kriuk sebagai teman bersantai setelah seharian beraktivitas di lokasi wisata.
Lokasi & Jam Operasional yang Ramai Dikunjungi
Lokasi utama penjual Mendoan Kriuk Baturraden berada di Terminal Atas Baturraden, berdekatan dengan pintu masuk utama Lokawisata Baturraden. Hal ini memudahkan untuk diakses oleh wisatawan yang baru tiba atau yang hendak meninggalkan area wisata.
Jam buka para pedagang biasanya cukup fleksibel, dimulai sekitar pukul 09.00 WIB hingga tengah malam (00.00–01.00 WIB). Terutama saat akhir pekan atau musim liburan ketika kunjungan wisatawan meningkat tajam.
Harga yang Terjangkau untuk Wisatawan
Soal biaya, mendoan kriuk termasuk kuliner yang ramah di kantong. Satu porsi yang berisi sekitar 10 potong umumnya dibanderol Rp25.000 – Rp30.000, tergantung pedagang dan porsi yang disajikan.
Harga ini sudah termasuk sambal kecap yang membuat pengalaman menikmati mendoan lebih lengkap.
Penutup: Kuliner Wajib Saat Menikmati Baturraden
Mendoan Kriuk Baturraden bukan sekadar gorengan tempe biasa; ia telah menjadi bagian dari pengalaman kuliner khas Banyumas yang tidak boleh dilewatkan.
Deretan pedagang yang berada tepat di jalur utama wisata menciptakan atmosfer kuliner yang unik dan memikat, terutama di malam hari.
Bagi kamu yang berencana menghabiskan waktu di Baturraden, mencicipi mendoan kriuk Baturraden yang renyah ini merupakan agenda wajib yang akan melengkapi pengalaman wisata alam dan budaya di kawasan pegunungan yang sejuk ini.
*Anda bisa lihat info lain di Instagram kami.







