Resmi Dilantik, AGPAII Banjarnegara Siap Perkuat Literasi Al-Qur’an

Syarif TM
Pelantikan AGPAII Banjarnegara periode 2026-2031 di Pendopo Dipayudha Banjarnegara. (dok. Kominfo)

ASOSIASI Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (AGPAII Banjarnegara) periode 2026–2031 resmi dilantik di Pendapa Dipayudha Adigraha, Senin (13/4/2026).

Pelantikan pengurus AGPAII Banjarnegara ini menjadi momentum penting bagi para guru pendidikan agama Islam untuk memperkuat peran strategis mereka, khususnya dalam meningkatkan literasi Al-Qur’an di kalangan pelajar dan masyarakat.

Ketua AGPAII Banjarnegara yang baru dilantik, Yusman, menegaskan komitmen organisasinya untuk menjalankan berbagai program penguatan literasi Al-Qur’an secara berkelanjutan selama lima tahun ke depan.

Menurutnya, tantangan pendidikan agama Islam saat ini masih cukup besar, terutama dalam hal kemampuan membaca Al-Qur’an yang masih perlu ditingkatkan.

“Berdasarkan hasil riset nasional, tingkat literasi Al-Qur’an di Indonesia masih tergolong rendah. Ini menjadi tantangan sekaligus peluang bagi guru PAI untuk berperan lebih aktif,” ujarnya.

Ia menambahkan, pihaknya tidak hanya menargetkan kemampuan membaca, tetapi juga pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Baca juga  Viral! Pelajar SMP di Banjarnegara Berkelahi Saat Jam Istirahat

AGPAII Banjarnegara Miliki Ratusan Guru dan Jadi Kekuatan Besar Gerakan Literasi

Yusman menyebut keberadaan ratusan guru pendidikan agama Islam di Kabupaten Banjarnegara yang tergabung dalam AGPAII Banjarnegara merupakan potensi besar untuk mendorong gerakan literasi Al-Qur’an secara masif.

“Jumlah guru yang ada adalah kekuatan besar. Jika dioptimalkan, bersama dengan AGPAII Banjarnegara, kekuatan ini bisa menjadi gerakan bersama dalam membangun generasi berakhlak mulia,” katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPW AGPAII Jawa Tengah, Untoro, menekankan pentingnya peran guru sebagai teladan dalam pendidikan karakter.

Menurutnya, keberhasilan pendidikan agama tidak hanya ditentukan oleh materi pembelajaran, tetapi juga oleh sikap dan perilaku guru yang menjadi contoh bagi siswa.

“Guru adalah ujung tombak pendidikan karakter. Keteladanan menjadi kunci karena apa yang dilakukan guru akan ditiru oleh siswa,” katanya.

Pemkab Dorong Inovasi Pembelajaran yang Kreatif

Pj Sekretaris Daerah Banjarnegara, Tursiman, berharap kepengurusan baru AGPAII mampu menjalankan amanah organisasi dengan baik serta memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan sumber daya manusia di daerah.

Baca juga  Apakah Aman Berolahraga Saat Puasa? Ini Waktu Terbaik dan Tips Agar Tetap Bugar Selama Ramadan

Ia juga mendorong para guru untuk terus berinovasi dalam proses pembelajaran agar lebih menarik dan mudah dipahami oleh siswa.

“Guru perlu kreatif menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, sehingga pelajaran agama Islam menjadi salah satu mata pelajaran yang diminati,” ujarnya.

Dengan kepengurusan baru ini, AGPAII Banjarnegara diharapkan mampu memperkuat kualitas pendidikan agama Islam sekaligus mencetak generasi yang religius, berkarakter, dan berdaya saing.

Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!