HUT ke-8 PINUS, Banjarnegara Perkuat Promosi Wisata ke Pasar Nasional

Syarif TM
Wakil Bupati Banjarnegara dalam perayaan HUT ke 8 PINUS, moment ini menjadi satu upaya untuk melakukan promosi wisata Banjarnegara. (dok. Kominfo)

KABUPATEN Banjarnegara memanfaatkan momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-8 Pariwisata Nusantara (PINUS) untuk memperluas promosi wisata ke tingkat nasional.

Kegiatan yang digelar di Pendopo Dipayudha Banjarnegara, Selasa malam (14/3/2026), dihadiri ratusan pelaku industri pariwisata dari berbagai daerah di Indonesia. Mulai dari pelaku biro perjalanan, perhotelan, hingga pengelola destinasi wisata turut ambil bagian dalam acara tersebut.

Selain menjadi ajang silaturahmi, pertemuan ini juga dimanfaatkan sebagai sarana memperkenalkan kekayaan destinasi wisata serta promosi wisata yang ada di Banjarnegara kepada pelaku industri dari luar daerah, termasuk dari Jawa Timur, Kalimantan, dan Bali.

PINUS Siap Kolaborasi untuk Promosi Wisata Daerah

Ketua PINUS, Budi Utomo, mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Banjarnegara dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut. Ia menegaskan kesiapan jajarannya untuk bersinergi dalam promosi wisata serta memasarkan potensi wisata daerah.

Baca juga  Perempuan Berdaya dan Berkarya, Rutan Banjarnegara Peringati Hari Ibu ke-97

“Sekitar 75 persen dari 1.100 anggota kami merupakan agen perjalanan yang siap berkolaborasi untuk mengeksplorasi dan mempromosikan potensi wisata Banjarnegara,” ujarnya.

Menurutnya, promosi wisata, kolaborasi antara pelaku industri pariwisata dan pemerintah daerah menjadi kunci dalam meningkatkan daya tarik destinasi di tengah persaingan sektor pariwisata yang semakin ketat.

Pariwisata Jadi Penggerak Ekonomi Kerakyatan

Wakil Bupati Banjarnegara, Wakhid Jumali, dalam sambutannya menegaskan bahwa sektor pariwisata memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Ia menyoroti kawasan Dataran Tinggi Dieng yang sebagian besar wilayahnya berada di Banjarnegara sebagai salah satu ikon utama wisata. Kawasan ini dikenal dengan kompleks candi kuno serta panorama alam yang menjadi magnet bagi wisatawan.

“Meski belum didukung akses tol atau jalur kereta api, Banjarnegara tetap masuk dalam 10 besar daerah dengan kunjungan wisata terbanyak. Ini menunjukkan potensi wisata kita sangat kuat,” ungkapnya.

Destinasi Unggulan Jadi Daya Tarik Wisatawan

Selain Dieng, Pemkab Banjarnegara juga mempromosikan berbagai destinasi unggulan lainnya, seperti wisata arung jeram di Sungai Serayu, serta wisata alam Telaga Merdada dan Telaga Dringo yang menawarkan keindahan alam khas pegunungan.

Baca juga  Jelang Kejuaraan Dunia Pencak Silat, Rizky Mieko Berpamitan ke Bupati Banjarnegara

Keberagaman destinasi ini diharapkan mampu menarik minat wisatawan domestik maupun mancanegara untuk berkunjung ke Banjarnegara.

Table Top Dorong Kerja Sama Paket Wisata

Dalam rangkaian acara, juga digelar sesi table top yang mempertemukan pelaku usaha wisata lokal sebagai penjual (seller) dengan agen perjalanan dari luar daerah sebagai pembeli (buyer).

Forum ini menjadi ruang strategis untuk menjalin kerja sama konkret, khususnya dalam penyusunan paket wisata yang lebih variatif dan kompetitif di pasar nasional maupun internasional.

Perkuat Jejaring, Tingkatkan Kunjungan Wisata

Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah pejabat daerah, di antaranya Asisten Perekonomian dan Pembangunan Riatmojo Ponco Nugroho, Penjabat Sekda Tursiman, serta jajaran Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Banjarnegara.

Melalui momentum HUT ke-8 PINUS, Pemerintah Kabupaten Banjarnegara berharap jejaring dengan pelaku industri pariwisata semakin kuat, sehingga mampu meningkatkan kunjungan wisata sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.

Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!