Seputar BanyumasSeputar BanyumasSeputar Banyumas
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Seputar BanyumasSeputar Banyumas
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Pencarian
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Ikuti Kami
© 2025 Seputar Banyumas. All Rights Reserved.
Seputar Banyumas > Artikel > Banjarnegara > Pencarian Korban Longsor Pandanarum Ditutup: 5 Korban Ditemukan, 11 Masih Hilang
Banjarnegara

Pencarian Korban Longsor Pandanarum Ditutup: 5 Korban Ditemukan, 11 Masih Hilang

Syarif TM
Terakhir diperbarui: 25 November 2025 19:03
Syarif TM
Membagikan
Pencarian korban longsor
Pencarian hari terakhir korban longsor Pandanarum dilakukan oleh tim SAR gabungan. (dok.kominfo)
Membagikan

OPERASI pencarian korban longsor di Dusun Situkung, Desa Pandanarum, Banjarnegara, resmi berakhir pada Selasa (25/11/2025). Memasuki hari ke-10 pencarian, Tim SAR gabungan menemukan lima jenazah. Meski upaya pencarian telah dilakukan secara maksimal, sebanyak 11 korban masih belum berhasil ditemukan.

Contents
  • Segala Upaya Dikerahkan, Termasuk Anjing Pelacak dan Bantuan Anak Indigo
  • Basarnas Kerahkan 25 Alat Berat, Tantangan Material Longsor Sangat Ekstrem
  • Pencarian Ditutup, 11 Korban Longsor Masih Belum Ditemukan

Komandan Satgas Bencana Longsor Banjarnegara, Letkol CZL Teguh Prasetyanto, memastikan seluruh kekuatan telah dikerahkan sejak hari pertama kejadian. Setelah tujuh hari operasi pencarian, masa pencarian diperpanjang tiga hari untuk memberikan kesempatan lebih besar menemukan para korban longsor.

“Hari ini adalah hari ke-10 atau hari terakhir. Kami berhasil mengevakuasi lima jenazah korban longsor. Tim sudah all out dengan segala kemampuan dan peralatan yang ada,” katanya.

Segala Upaya Dikerahkan, Termasuk Anjing Pelacak dan Bantuan Anak Indigo

Teguh menjelaskan bahwa seluruh unsur SAR bekerja tanpa henti memaksimalkan pencarian. Beragam metode digunakan, mulai dari alat berat, pompa alkon, hingga anjing pelacak. Pada tahap terakhir, pihaknya bahkan meminta bantuan anak indigo untuk membantu menemukan titik-titik lokasi korban yang tertimbun.

Baca juga  Longsor Pandanarum Rusak 20 Rumah, 221 Warga Mengungsi

“Kita sudah kerahkan semuanya, termasuk alat berat, alkon, dan anjing pelacak. Terakhir dalam pencarian korban longsor ini, kami juga meminta bantuan anak indigo,” katanya.

Pencarian korban longsor
Pencarian korban longsor Pandanarum dilakukan dengan mengerahkan 25 alat berat dan ratusan personel SAR gabungan. (dok.kominfo)

Basarnas Kerahkan 25 Alat Berat, Tantangan Material Longsor Sangat Ekstrem

Kepala Kantor Basarnas Semarang, Budiono, menegaskan bahwa pencarian dilakukan di tiga sektor utama, yakni C1, C2, dan C3. Di sektor C2, tim menggunakan alkon untuk mengurangi timbunan material yang sulit ditembus.

“Hari ini kami sudah mengerahkan segala kekuatan termasuk 25 unit alat berat. Fokus pencarian kami berada di sektor C1, C2, dan C3,” ujarnya.

Namun, tantangan di lapangan sangat berat. Material longsor menumpuk hingga 20 meter kedalaman, ditambah batu-batu besar yang menyulitkan proses penggalian.

“Ketebalan material longsoran mencapai 20 meter. Selain itu, bebatuan besar dan luasnya area terdampak menjadi kendala utama bagi tim,” jelas Budiono.

Pencarian Ditutup, 11 Korban Longsor Masih Belum Ditemukan

Meski semua upaya telah ditempuh, harapan untuk menemukan seluruh korban longsor belum terwujud. Hingga penutupan operasi, total 17 korban telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, dan 11 orang lainnya masih dinyatakan hilang.

Baca juga  Bantuan Tunai Tahap Pertama untuk Korban Longsor Pandanarum Mulai Disalurkan

“Kami sudah berusaha sekuat tenaga, tetapi hingga hari terakhir, masih ada 11 korban yang belum ditemukan. Tuhan berkehendak lain,” katanya.

Pemerintah daerah bersama keluarga korban kini menunggu perkembangan lanjutan terkait penanganan pascaoperasi pencarian. Masyarakat diimbau tetap waspada mengingat potensi longsor susulan masih mungkin terjadi di wilayah perbukitan Pandanarum.

Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!

TAG:berita banjarnegarakorban longsorlongsor pandanarum
Artikel Sebelumnya Bupati Banyumas Dorong TPPK Cegah Kekerasan di Sekolah Bupati Banyumas Dorong TPPK Cegah Kekerasan di Sekolah
Artikel Selanjutnya timnas indonesia Sea Games 2025: Ini Jadwal Lengkap Pertandingan Sepak Bola Pria
Caps academy
Caps
IMG-20251124-WA0000

Tetap Update Berita Terbaru!

Follow akun media sosial Seputar Banyumas dan jangan lewatkan kabar penting seputar Banyumas dan sekitarnya!
FacebookSuka
XMengikuti
InstagramMengikuti
YoutubeSubscribe
TiktokMengikuti

Mungkin Anda Suka

Kampung konveksi
BanjarnegaraEkonomi

Tahukah Kamu, Kaos di Tanah Abang Ternyata Diproduksi dari Kampung Konveksi di Banjarnegara

Oleh Syarif TM
Longsor Pandanarum
Banjarnegara

BPBD Pastikan Kebutuhan Dasar Korban Longsor Pandanarum Tetap Terpenuhi

Oleh Syarif TM
Juragan UMKM
Banjarnegara

Dorong Digitalisasi dan Branding Produk Lokal, Bupati Amalia Buka Juragan UMKM

Oleh Syarif TM
Pengajian Akbar
Banjarnegara

Khidmat dan Syahdu, Ribuan Warga Padati Pengajian Akbar UAS di Alun-alun Banjarnegara

Oleh Syarif TM
Seputar BanyumasSeputar Banyumas
Ikuti Kami
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Terms of Service
  • Kebijakan Privasi
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan 
  • Kode Etik Jurnalistik
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?