Seputar BanyumasSeputar BanyumasSeputar Banyumas
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Seputar BanyumasSeputar Banyumas
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Pencarian
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Ikuti Kami
© 2025 Seputar Banyumas. All Rights Reserved.
Seputar Banyumas > Artikel > Banyumas > Bupati Banyumas Dorong TPPK Cegah Kekerasan di Sekolah
Banyumas

Bupati Banyumas Dorong TPPK Cegah Kekerasan di Sekolah

Besari
Terakhir diperbarui: 25 November 2025 18:57
Besari
Membagikan
Bupati Banyumas Dorong TPPK Cegah Kekerasan di Sekolah
Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono, saat memberikan sambutan pada acara kegiatan Peningkatan Kapasitas TPPK, di Gedung Gurinda Sarwa Mandala, (25/11/2025). (Foto: Besari)
Membagikan

Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK) disetiap sekolah, harus bisa mewujudkan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bersahabat bagi ruang tumbuh siswa.

Adanya TPPK disekolah jangan hanya bekerja saat sudah ada kasus terjadi. Tetapi keberadaan TPPK harus bisa melakukan deteksi dini dan antisipasi terjadinya peristiwa di sekolah.

Hal itu ditegaskan Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono, saat membuka kegiatan Peningkatan Kapasitas TPPK, di Gedung Gurinda Sarwa Mandala, (25/11/2025).

Sadewo mencontohkan, peristiwa di salah satu SMK di Jakarta beberapa waktu lalu. Terjadi tindakan pengeboman yang dilakukan salah satu peserta didik. Peristiwa tersebut mengguncang dunia pendidikan.

“Menyadarkan kita bahwa ancaman kekerasan kini tidak hanya bersifat fisik atau verbal, tetapi dapat berkembang menjadi tindakan ekstrem yang mengancam keselamatan warga sekolah,” katanya.

Menurut Sadewo, kekerasan di sekolah dapat berakar dari berbagai faktor, seperti, kesehatan mental, relasi pertemanan yang tidak sehat, tekanan akademik, dinamika keluarga, hingga paparan konten digital yang tidak sesuai. Hal itu penting untuk disadari oleh semua pihak.

Baca juga  Keluhkan Retribusi Tiket dan Ketidakpastian Venue, Pelaku Seni dan EO Banyumas Adukan Regulasi Pemda ke DPRD

“Disinilah peran penting TPPK, yang harus bisa memperkuat komunikasi dengan siswa, membangun budaya sekolah positif, dan memastikan mekanisme pelaporan berjalan aman,” katanya.

Maka dari itu, kegiatan ini bukan sekadar forum koordinasi, tetapi merupakan langkah konkret untuk memperkuat sensitivitas, kompetensi, dan kesiapsiagaan TPPK dalam menghadapi berbagai potensi kekerasan di lingkungan sekolah.

Melalui forum ini, Bupati berharap seluruh peserta dapat memperbarui pemahaman, menyamakan persepsi, dan memperkuat jejaring penanganan lintas sektor sehingga upaya pencegahan dapat dilakukan lebih cepat dan lebih tepat.

“Kepala sekolah juga harus memastikan bahwa setiap laporan kekerasan ditindaklanjuti dengan profesional, tanpa ada pembiaran dan pengabaian, serta dengan tetap menempatkan perlindungan dan pemulihan korban sebagai prioritas utama,” kata Sadewo.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas Joko Wiyono mengatakan Peningkatan Kapasitas sebagai upaya dari Pemeritah Kabupaten Banyumas melalui Dinas Pendidkan, untuk mengoptimalkan peran yang ada dilingkungan sekolah.

Serta membekali kepala sekolah selaku Ketua TPPK, agar keberadaan TPPK bukan sekadar formalitas, fungsi dan perannya harus terus diperkuat untuk mencegah insiden kekerasan anak sejak dini.

Baca juga  Polisi di Banyumas Dilatih Pak Bhabin dan Tarmin Ngaklak Soal Konten Edukasi

“Kegiatan ini untuk memastikan sekolah di Banyumas itu ramah bersahabat, bagi dan untuk siapa saja. Selain itu sekolah juga tempat bersamainya kebinekaan, serta moderasi beragama,” katanya.

Untuk itulah pihaknya menghadirkan narasumber dari berbagai pihak seperti Polresta, Densus 88, Akademisi dan pemerhati masalah anak dan perempuan. Hal tersebut untuk mengkonetingkan bagi kepala sekolah SMP/MTS, SMA/SMK/MA, agar memiliki resepsi, pengkayaan dan optimalisasi TPPK dilingkungan sekolah.

 

 

Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!

TAG:sadewo tri lastionotim pencegahan dan penanganan kekerasantppk
Artikel Sebelumnya Hari Guru Nasional Guru SD Purbalingga Salurkan Bantuan untuk Korban Longsor Pandanarum di Hari Guru Nasional
Artikel Selanjutnya Pencarian korban longsor Pencarian Korban Longsor Pandanarum Ditutup: 5 Korban Ditemukan, 11 Masih Hilang
TAHUN BARU
HUT PBG 25
HUT PBG 25 HR IRAWAN
HUT PBG 25 MKKS
HUT PBG 25 MUKODAM

Tetap Update Berita Terbaru!

Follow akun media sosial Seputar Banyumas dan jangan lewatkan kabar penting seputar Banyumas dan sekitarnya!
FacebookSuka
XMengikuti
InstagramMengikuti
YoutubeSubscribe
TiktokMengikuti

Mungkin Anda Suka

Prakiraan cuaca purwokerto banyumas 16-17 januari 2026
BanyumasRagam

Prakiraan Cuaca Purwokerto Saat Long Weekend 16–18 Januari 2026, Hujan atau Cerah?

Oleh Kurnia
es brasil purwokerto
Banyumas

Es Brasil Purwokerto Bukan dari Brazil, Ini Sejarah Nama dan Cita Rasanya

Oleh Kurnia
djoko susanto
Banyumas

Bantah Narasi “Lawan Tak Seimbang”, Djoko Susanto Tegaskan Kemenangan Anthon Donovan di Mahkamah Agung

Oleh Besari
villa purwokerto staycation
BanyumasPlesiran

10 Rekomendasi Villa Purwokerto Terjangkau untuk Staycation Lepas Penat

Oleh Kurnia
Seputar BanyumasSeputar Banyumas
Ikuti Kami
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Terms of Service
  • Kebijakan Privasi
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan 
  • Kode Etik Jurnalistik
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?