Para pengguna jalan yang melintas di ruas jalan Gripit-Kalibening pada titik bawah SDN 3 Kalibombong atau Banaran Kecamatan Kalibening diminta berhati-hati. Pasalnya, kondisi titik jalan tersebut terlihat sudah ambles dan banyak keretakan serta terdapat tambalan pada badan jalan yang ambles.
Pantauan dilokasi pada Rabu (18/2/2026), tampak kendaraan bermotor terutama roda 4 atau lebih harus bergantian melintas karena badan jalan sudah diurug oleh masyarakat agar bisa dilalui kendaraan.
Sejumlah pengguna jalan mengeluhkan kondisi tersebut. Mereka mengaku harus ekstra hati-hati karena selain jalan rusak, sebagian badan jalan sudah retak-retak dan licin saat basah.
”Saya hampir setiap hari lewat sini. Kalau habis hujan, tanah dan batu sering turun ke jalan. Kami harus pelan-pelan dan ekstra hati-hati karena takut tergelincir,” ujar Anto (34), salah satu pengendara.
Keluhan serupa disampaikan Slamet, pengguna jalan lainnya. Ia berharap ada perbaikan segera dari pemerintah daerah.
”Jalannya sudah lama rusak, tapi belum ada perbaikan permanen. Kami khawatir kalau terus dibiarkan bisa membahayakan, apalagi ini jalur utama,” katanya. Selain itu, pada titik tersebut harus saling mengalah karena harus bergantian saat melintas.
Slamet berharap Pemkab Banjarnegara segera melakukan perbaikan badan jalan serta memperkuat tebing di sisi jalan untuk mencegah badan jalan amblas total.
”Pengguna jalan harus hati-hati mengingat jalur yang menurun dan berkelok semakin meningkatkan risiko kecelakaan, terutama saat hujan turun karena badan jalan yang ambles diurug pakai tanah,”kata Slamet seorang pengguna jalan yang melintas, Rabu (18/2/2026).
Sementara itu, Sekdin DPUPR Kabupaten Banjarnegara, M. Arqom Al Fahmi saat dikonfirmasi mengatakan, untuk sementara, DPUPR sudah memasang baner peringatan hati-hati yang dipasang di ruas jalan tersebut.
”Di lokasi juga terpasang papan peringatan bertuliskan “Hati-Hati Rawan Longsor Jalan Rusak” sebagai imbauan kepada para pengendara agar lebih waspada saat melintas,” katanya, Rabu (18/2/2026).
Terkait penanganan titik tersebut, Arqom mengatakan, DPUPR melalui UPT 4 akan melakukan upaya penanganan darurat agar bisa memudahkan penggunanya jalan melintasinya. Arqom mengimbau pengguna jalan yang lintas jalur tersebut agar berhati+hati dan mematahui tanda peringatan yang ada.
Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!




