Bukit Tengtung Jadi Spot Wisata Favorit Saat Puasa, Warlok Baturraden Ramaikan Pagi Hari Selepas Sahur

Kurnia
Kawasan Bukit Tengtung jadi spot berkumpulnya warlok Baturraden selepas sahur saat bulan Ramadan. (Foto: Dok Seputar Banyumas)

Bukit Tengtung kembali menjadi sorotan selama bulan Puasa. Destinasi Wisata yang berada di kawasan Baturraden, Banyumas ini ramai dikunjungi warga lokal (warlok) setiap pagi selepas sahur.

Momentum Ramadan menghadirkan suasana berbeda di perbukitan yang dikenal dengan panorama alamnya tersebut.

Mulai pukul 05.00 WIB atau selepas Salat Subuh, kawasan bukit sudah dipadati pengunjung. Sejumlah video yang beredar dan ramai di media sosial pada awal Ramadan memperlihatkan kerumunan warga memadati area gardu pandang untuk menikmati suasana pagi.

Aktivitas tersebut menjadi pemandangan yang kontras dibanding hari biasa di luar bulan Puasa.

Wisata Pagi Saat Puasa Jadi Tren Warlok Baturraden

Bukit Tengtung merupakan salah satu titik favorit untuk menikmati lanskap perbukitan di wilayah Munggangsari, Deda Karangsalam, Kecamatan Baturaden, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

Dari ketinggian, pengunjung dapat melihat hamparan hijau lereng serta panorama Gunung Slamet dari kejauhan.

Baca juga  Menegur Pengendara Ugal-ugalan, Linmas Klapagading Kulon Malah Dituntut Puluhan Juta Rupiah 

Selama Puasa, pola kunjungan cenderung bergeser. Jika biasanya Bukit Tengtung ramai saat Minggu pagi atau Sunday Morning (Sunmor) maupun sore hari, kini pagi hari justru menjadi waktu primadona, terutama pada libur awal Ramadan.

Warga memanfaatkan waktu selepas sahur untuk berjalan santai, berolahraga ringan, hingga sekadar duduk menikmati udara segar sebelum memulai aktivitas harian.

Fenomena ini menunjukkan perubahan kebiasaan masyarakat dalam memanfaatkan ruang Wisata selama bulan Puasa.

Alih-alih memilih sore menjelang berbuka, banyak warga Baturraden memilih datang lebih awal ketika kondisi masih sejuk dan relatif nyaman.

Panorama Sunrise Bukit Tengtung Jadi Daya Tarik Utama

Keindahan matahari terbit menjadi magnet utama Bukit Tengtung saat Puasa. Sekitar pukul 05.30 WIB, langit mulai berubah warna dari gelap menuju jingga keemasan. Momen tersebut kerap diabadikan pengunjung dan dibagikan melalui berbagai platform media sosial.

Selain panorama sunrise, kabut tipis yang terkadang menyelimuti perbukitan menambah kesan dramatis. Udara sejuk khas kawasan dataran tinggi Baturraden menjadi nilai tambah yang membuat pengunjung betah berlama-lama.

Baca juga  Potensi Gerakan Tanah di Banyumas pada Desember 2025: PVMBG Beberkan Datanya

Aktivitas Ringan dan Silaturahmi Jadi Pilihan

Berbeda dengan bulan-bulan biasa, pengunjung yang datang saat Puasa cenderung melakukan aktivitas ringan. Jalan santai di jalur setapak, duduk di gardu pandang, hingga berbincang santai menjadi kegiatan dominan.

Komunitas kecil maupun kelompok keluarga memanfaatkan Bukit Tengtung sebagai titik kumpul selepas sahur. Suasana yang relatif tenang di pagi hari dinilai lebih kondusif untuk berkegiatan tanpa menguras energi selama menjalani Puasa.

Lonjakan kunjungan pada libur awal Ramadan juga memperlihatkan tingginya minat masyarakat terhadap Wisata alam terbuka.

Kondisi ini sekaligus menjadi indikator bahwa destinasi lokal di Banyumas memiliki daya tarik kuat, khususnya saat momen tertentu seperti bulan suci.

Tetap Jaga Kebersihan dan Ketertiban

Meski ramai, pengunjung diimbau tetap menjaga kebersihan dan ketertiban area Wisata. Kesadaran kolektif diperlukan agar Bukit Tengtung tetap terjaga sebagai destinasi unggulan di Baturraden, Banyumas.

Tren ramainya kunjungan pagi saat Puasa menunjukkan bahwa Bukit Tengtung bukan sekadar tempat menikmati pemandangan, tetapi juga ruang sosial bagi warga.

Baca juga  Tren Photobooth Koran Hadir di Purwokerto, Gaya Foto Ala Halaman Depan Media

Ramadan menghadirkan suasana berbeda yang memperkuat kebersamaan sekaligus menghidupkan sektor wisata lokal.

*Anda bisa melihat info lain di Instagram kami.