Curug Telu Baturraden menjadi salah satu destinasi wisata alam unggulan di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, yang menawarkan keindahan empat air terjun dalam satu kawasan.
Dengan modal tiket masuk sekitar Rp7.000, pengunjung dapat menikmati suasana alam pegunungan yang sejuk, jalur trekking yang menantang, serta panorama air terjun yang masih alami.
Murah dan mudah diakses, Curug Telu Baturraden kerap menjadi pilihan wisata akhir pekan bagi warga lokal maupun wisatawan luar daerah yang berkunjung ke kawasan Baturraden.
Pesona Curug Telu Baturraden
Nama Curug Telu berasal dari bahasa Jawa, “telu” yang berarti tiga. Awalnya, kawasan ini memang hanya dikenal memiliki tiga air terjun utama. Namun, seiring pengelolaan wisata dan pembukaan jalur baru, pengunjung kini bisa menikmati empat air terjun, termasuk satu spot tambahan yang dikenal sebagai Sendang Bidadari.
Masing-masing curug memiliki karakter berbeda, mulai dari aliran air yang deras hingga yang lebih tenang. Dikelilingi pepohonan pinus dan vegetasi hutan lereng Gunung Slamet, Curug Telu Baturraden menyuguhkan udara sejuk dan suasana alam yang menenangkan.
Sendang Bidadari, Air Terjun Keempat yang Menenangkan
Sendang Bidadari merupakan air terjun keempat di kawasan Curug Telu Baturraden dan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.
Berbeda dengan tiga curug utama, Sendang Bidadari memiliki aliran air yang lebih kecil dan jatuh ke sebuah kolam alami dengan air jernih.
Lingkungan di sekitar Sendang Bidadari masih sangat asri, dikelilingi bebatuan alami dan pepohonan rimbun.
Suasananya relatif lebih tenang dan tidak seramai titik air terjun utama, sehingga cocok bagi pengunjung yang ingin bersantai atau sekadar menikmati alam.
Nama Sendang Bidadari berasal dari cerita masyarakat setempat yang meyakini kolam tersebut dahulu menjadi tempat mandi para bidadari. Meski bersifat mitos, kisah ini menambah daya tarik tersendiri dan memperkaya nilai budaya kawasan wisata Curug Telu Baturraden.
Untuk mencapai Sendang Bidadari, pengunjung perlu melanjutkan trekking dari jalur utama. Jalurnya tidak terlalu jauh, namun cenderung menurun dan bisa licin saat musim hujan, sehingga kehati-hatian tetap diperlukan.
Lokasi dan Akses Wisata
Curug Telu Baturraden berlokasi di Desa Karangsalam, Kecamatan Baturraden, Kabupaten Banyumas, sekitar 15 kilometer dari pusat Kota Purwokerto. Waktu tempuh dari kota berkisar 30–40 menit menggunakan kendaraan pribadi.
Akses jalan menuju area parkir cukup baik. Dari pintu masuk, pengunjung harus berjalan kaki sejauh sekitar 500–700 meter melalui jalur trekking yang sudah tertata, meski di beberapa titik masih berupa tanah dan bebatuan.
Jam Buka dan Harga Tiket Masuk
Objek wisata Curug Telu Baturraden buka setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 16.30 WIB. Harga tiket masuk sangat terjangkau, yakni sekitar Rp7.000 per orang ditambah Rp3.000 untuk parkir.
Dengan tiket tersebut, pengunjung bebas menjelajahi seluruh kawasan, termasuk keempat air terjun yang ada tanpa biaya tambahan.
Fasilitas dan Tips Berkunjung
Fasilitas di Curug Telu Baturraden tergolong memadai untuk wisata alam. Tersedia area parkir, toilet umum, warung makanan sederhana, serta beberapa gazebo untuk beristirahat. Jalur trekking juga dilengkapi papan petunjuk di beberapa titik.
Agar liburan lebih nyaman, pengunjung disarankan menggunakan alas kaki antiselip, datang pada pagi atau siang hari, serta membawa pakaian ganti jika ingin bermain air. Menjaga kebersihan dan tidak merusak alam menjadi hal penting demi kelestarian Curug Telu Baturraden.
Wisata Alam Murah dan Lengkap
Dengan biaya yang sangat terjangkau, Curug Telu Baturraden menawarkan pengalaman wisata alam lengkap, mulai dari petualangan ringan hingga menikmati ketenangan Sendang Bidadari.
Keberadaan empat air terjun dalam satu kawasan menjadikan destinasi ini layak masuk daftar wisata alam wajib saat berkunjung ke Baturraden.
*Anda bisa lihat info lain di Instagram kami.







