Seputar BanyumasSeputar BanyumasSeputar Banyumas
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Seputar BanyumasSeputar Banyumas
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Pencarian
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Ikuti Kami
© 2025 Seputar Banyumas. All Rights Reserved.
Seputar Banyumas > Artikel > Berita > Erupsi Gunung Semeru: Masyarakat Dilarang Beraktivitas 20 Km Sepanjang Besuk Kobokan
Berita

Erupsi Gunung Semeru: Masyarakat Dilarang Beraktivitas 20 Km Sepanjang Besuk Kobokan

Djamal SG
Terakhir diperbarui: 20 November 2025 05:17
Djamal SG
Membagikan
Erupsi Gunung Semeru
Imbauan pada warga terkait erupsi Gunung Semeru. (Instagram Polres Lumajang)
Membagikan

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memberikan imbauan masyarakat terkait dengan erupsi Gunung Semeru Jawa Timur. Erupsi sendiri terjadi pada Rabu (19/11/2025) pukul 14.13 WIB sehingga status Gunung Semeru menjadi Awas.

Contents
  • Kondisi Lapangan Imbas Erupsi Gunung Semeru
  • Pernyataan Gubernur Jatim

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan (Kapusdatinkom0 BNPB Abdul Muhari PhD mengatakan, karena erupsi Gunung Semeru itu secara umum masyarakat tidak boleh beraktivitas 8 Km dari puncak Gunung Semeru. Dia mengatakan, pemerintah daerah bisa memberikan batas jelas terkait larangan itu.

Kemudian secara khusus, masyarakat dilarang beraktivitas pada 20 Km sepanjang Besuk Kobokan. Besuk Kobokan adalah sungai yang ada di Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang. Dikhawatirkan ada dampak buruk bagi masyarakat yang beraktivitas di area itu karena area tersebut sangat potensial terdampak adanya erupsi Gunung Semeru.

“Meminta aparat setempat untuk menutup sementara akses ke radius 20 Km Besuk Kobokan,” kata Muhadi seperti dalam video yang diunggah Instagram BNPB, Rabu (19/11/2025).

Baca juga  Peduli Lingkungan, Polres Banjarnegara Tanam Pohon di Lokasi Longsor

Kondisi Lapangan Imbas Erupsi Gunung Semeru

Dari video yang diunggah di Instagram Polres Lumajang, Bhabinkamtibmas Desa Candupiro memberikan imbauan secara langsung pada masyarakat untuk mengungsi. Imbauan dilakukan pada Rabu (19/11/2025) malam. Warga diminta mengungsi karena situasi erupsi Gunung Semeru.

Bhabinkamtibmas tersebut mengatakan bahwa jika situasi sudah terkendali dan normal, masyarakat bisa kembali ke rumah masing-masing.

Kemudian, personal Polres Lumajang juga melaporkan bahwa sudah ada 100 orang pengungsi di pengungsian SDN Sumberurip 2. Pengungsi ada lansia dan anak-anak. Sumberurip adalah desa yang ada di Kecamatan Pronojiwo Kabupaten Lumajang.

Kasi Humas Polres Lumajan Ipda Untoro mengatakan, mengimbau warga untuk mengungsi. Kemudian jalur Lumajang-Malang melalui jembatan Gelagak Perak/Besuk Kobokan ditutup total.

Pernyataan Gubernur Jatim

Diberitakan sebelumnya, sesuai dengan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur yang dinukil oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Gubernur Jawa Timur mengungkapkan hal itu melalui Instagramnya.

Kemudian dijelaskan bahwa sampai pukul 17.30 WIB,  awan panas guguran masih berlangsung, dengan amplitudo maksimum 34 mm. Awan panas guguran dengan jarak luncur 14 km dari puncak gunung. Awan panas guguran cenderung mengarah ke Utara. Akses di Jembatan Gladak Perak ditutup. Situasi itu terjadi di Kecamatan Pronojiwo, Kecamatan Candipuro, Kecamatan Rowokangkung

Baca juga  Unik! ASN dan Pejabat Banjarnegara Kenakan Sarung Saat Ngantor, Ini Maknanya

Disebutkan dari musibah itu, dampak yang ditimbulkan adalah aroma belerang di lokasi setempat menyebabkan gangguan kenyamanan dan pernapasan bagi warga setempat. “Mohon masyarakat mengikuti arahan pihak berwenang. Saat ini disiapkan Lokasi pengungsian: Balai Desa Oro Oro Ombo & SD Oro Oro Ombo 03. Kemudian Balai Desa Penanggal untuk warga area Gunung Sawur,” tulis Khofifah.

*Anda bisa melihat info lain di Instagram kami.

TAG:erupsi gunung semeru
Artikel Sebelumnya buronan Kejari Kebumen Tangkap Buronan yang Hampir 2 Tahun Jadi DPO
Artikel Selanjutnya Tanah longsor Waspada Potensi Tanah Longsor di Sampang Kebumen!
Caps academy
Caps
IMG-20251124-WA0000

Tetap Update Berita Terbaru!

Follow akun media sosial Seputar Banyumas dan jangan lewatkan kabar penting seputar Banyumas dan sekitarnya!
FacebookSuka
XMengikuti
InstagramMengikuti
YoutubeSubscribe
TiktokMengikuti

Mungkin Anda Suka

Cartoon Village Direja
BeritaPurbalingga

Cartoon Village Direja, Desa Kartun Pertama Indonesia Yang Jadi Magnet Wisata Baru di Purbalingga

Oleh Budi Pekerti
Bupati Fahmi
BeritaPurbalingga

Alun-alun Purbalingga Tetap Steril PKL, Bupati Fahmi Beri Solusi Ini

Oleh Budi Pekerti
Korupsi Lampu Suar
Berita

Kasus Korupsi Lampu Suar Rp1,2 Miliar di Cilacap, Empat Terdakwa Divonis 1 Tahun Penjara

Oleh Redaksi
Wijayakusuma FC
BeritaOlahraga

Wijayakusuma FC Lawan Gukiti, 29 November 2025

Oleh Djamal SG
Seputar BanyumasSeputar Banyumas
Ikuti Kami
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Terms of Service
  • Kebijakan Privasi
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan 
  • Kode Etik Jurnalistik
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?