Seputar BanyumasSeputar BanyumasSeputar Banyumas
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Seputar BanyumasSeputar Banyumas
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Pencarian
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Ikuti Kami
© 2025 Seputar Banyumas. All Rights Reserved.
Seputar Banyumas > Artikel > Berita > Inovasi Banyumas dalam Kelola Sampah, Dilirik Peserta PKA Kota Semarang
BeritaBanyumas

Inovasi Banyumas dalam Kelola Sampah, Dilirik Peserta PKA Kota Semarang

Faiz Ardani
Terakhir diperbarui: 23 Mei 2025 17:48
Faiz Ardani
Membagikan
IMG 20250523 WA0011 Inovasi Banyumas dalam Kelola Sampah, Dilirik Peserta PKA Kota Semarang
Studi Lapangan Pemkot Semarang di Banyumas. (Dok Pemkab Banyumas).
Membagikan
IMG 20250523 WA0011 Inovasi Banyumas dalam Kelola Sampah, Dilirik Peserta PKA Kota Semarang
Studi Lapangan Pemkot Semarang di Banyumas. (Dok Pemkab Banyumas).

SEPUTARBANYUMAS.COM – Suasana hangat dan penuh semangat mewarnai kunjungan 38 peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan IV dari Pemerintah Kota Semarang ke Kabupaten Banyumas, Kamis (22/5/2025). Rombongan peserta studi lapangan ini disambut langsung oleh Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono, di Smartroom Graha Satria.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian pembelajaran dalam pelatihan PKA yang difasilitasi oleh BPSDMD Provinsi Jawa Tengah. Turut hadir mendampingi para peserta, Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Semarang serta para widyaiswara.

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Semarang Joko Hartono, S.STP., M.Si menuturkan studi lapangan ini bertujuan untuk memberikan wawasan dan pengalaman bagi para peserta mengenai tata kelola pemerintahan di Kabupaten Banyumas, terutama dalam hal pengelolaan sampah yang dinilai telah berhasil.

“Perlu kami laporkan Pak Bupati, di Semarang itu setiap hari produksi sampahnya 1.200 ton lebih, dikirim ke TPA masih menggunakan cara manual, kumpul angkut buang. Sehingga ini adalah sebuah bom waktu kalau tidak segera dilakukan upaya-upaya yang terkini untuk penanganan sampah seperti yang ada di Kabupaten Banyumas. Dan kami melihat Kabupaten Banyumas ini menjadi rujukan utama, tidak hanya di Jawa Tengah tapi nasional dalam hal pengelolaan sampah,” ujarnya.

Baca juga  Ombudsman RI Terima Laporan Dugaan Maladministrasi 2 Pejabat Pemkab Banyumas

Ia juga mengungkapkan harapannya kepada peserta pelatihan agar dapat memahami manajemen pemerintahan di Kabupaten Banyumas tidak hanya dalam hal penanganan sampahnya, tapi juga sebagai Aparatur Negara untuk mampu menemukan masalah dan mencari solusi yang efektif, efisien dengan hasil yang lebih optimal.

Bupati Sadewo dalam sambutannya menuturkan bahwa studi lapangan merupakan salah satu tahap penting dalam pelatihan kepemimpinan administrator. Harapannya melalui studi lapangan ini peserta dapat menyerap langsung pengalaman empirik dari Kabupaten Banyumas yang dalam pembelajaran ini lebih difokuskan ke pengelolaan sampah.

“Penanganan sampah di Kabupaten Banyumas dilakukan dari hulu ke hilir dengan melibatkan masyarakat. Sekitar 1.500 tenaga kerja sudah terlibat didalamnya,” ungkapnya.

Ia menuturkan Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) di Banyumas terdiri dari beberapa mesin, mulai dari konfeyer hingga pemilah.

“Nanti di sana panjenengan bisa lihat proses pengelolaan sampahnya, mulai konfeyer, masuk ke pemilah kemudian ke konfeyer lagi. Di konfeyer yang pertama itu melibatkan pekerja ibu ibu yang awalnya mereka dibiayai APBD dengan upah sebesar UMR sekarang sudah mandiri,” lanjutnya.

Baca juga  Hari Terakhir Diskon! Lebih dari 332 Ribu Penumpang Nikmati Promo 30% Tiket Kereta di Daop 5 Purwokerto

Setelah diterima di Smartroom, rombongan mengunjungi TPST, TPA BLE dan beberapa OPD terkait untuk menggali ilmu mulai dari perencanaan, pelaksanaan, pengendalian sampai dengan monitoring pengelolaan sampah.

TAG:berita banyumas terkinisadewo tri lastionotpst banyumas
Artikel Sebelumnya Tradisi apit-apitan atau sedekah bumi Tradisi Apit-Apitan di Desa Rawaheng, Bentuk Syukur dan Lestarikan Budaya
Artikel Selanjutnya IMG 20250523 WA0012 Lepas 10 Bintara Remaja Asal Papua, Begini Pesan Kapolresta Cilacap Lepas 10 Bintara Remaja Asal Papua, Begini Pesan Kapolresta Cilacap
TAHUN BARU
HUT PBG 25
HUT PBG 25 HR IRAWAN
HUT PBG 25 MKKS
HUT PBG 25 MUKODAM

Tetap Update Berita Terbaru!

Follow akun media sosial Seputar Banyumas dan jangan lewatkan kabar penting seputar Banyumas dan sekitarnya!
FacebookSuka
XMengikuti
InstagramMengikuti
YoutubeSubscribe
TiktokMengikuti

Mungkin Anda Suka

Prakiraan cuaca purwokerto banyumas 16-17 januari 2026
BanyumasRagam

Prakiraan Cuaca Purwokerto Saat Long Weekend 16–18 Januari 2026, Hujan atau Cerah?

Oleh Kurnia
es brasil purwokerto
Banyumas

Es Brasil Purwokerto Bukan dari Brazil, Ini Sejarah Nama dan Cita Rasanya

Oleh Kurnia
Bantuan mahasiswa terdampak banjir
BeritaJatengNasional

Gubernur Jateng Penuhi Janjinya, 162 Mahasiswa Terdampak Banjir Sumatera Terima Bantuan

Oleh Syarif TM
Restorative Justice
BeritaJateng

Dana Desa Rawan Disalahgunakan, Ahmad Luthfi Perluas Rumah Restorative Justice

Oleh Nestya Zahra
Seputar BanyumasSeputar Banyumas
Ikuti Kami
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Terms of Service
  • Kebijakan Privasi
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan 
  • Kode Etik Jurnalistik
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?