Jalur Tengah Pemalang–Purbalingga–Banyumas Siap Sambut Arus Mudik Lebaran 2026

Nestya Zahra
Pemprov Jawa Tengah memastikan jalur tengah Pemalang–Purbalingga–Banyumas siap sambut arus mudik Lebaran 2026 setelah perbaikan jalan, betonisasi, dan penambalan lubang di sejumlah titik strategis. (dok. Pemprov Jateng)

SETELAH melalui percepatan pembangunan, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memastikan jalur tengah yang menghubungkan wilayah Pemalang – Purbalingga – Banyumas siap dilintasi pemudik pada arus mudik Lebaran 2026.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menginstruksikan percepatan penanganan infrastruktur agar seluruh ruas jalan provinsi dalam kondisi aman dan nyaman saat dilalui masyarakat yang melakukan perjalanan mudik.

Langkah percepatan tersebut dilakukan melalui berbagai pekerjaan perbaikan jalan di sejumlah titik strategis, termasuk betonisasi serta pengaspalan ulang pada beberapa ruas yang sebelumnya mengalami kerusakan.

Perbaikan Jalan Dilakukan di Sejumlah Titik Strategis

Perbaikan infrastruktur difokuskan pada jalur-jalur yang menjadi akses utama penghubung wilayah Pantura dengan daerah selatan Jawa Tengah.

Salah satu pekerjaan yang dilakukan adalah betonisasi di ruas Bantarbolang, Kabupaten Pemalang. Selain itu, pengaspalan ulang juga dilakukan pada ruas Belik di Kabupaten Pemalang hingga kawasan Bobotsari di Kabupaten Purbalingga.

Baca juga  Wagub Taj Yasin Tinjau Tanah Gerak Tegal, Percepat Huntara dan Pastikan Ibadah Ramadan Tetap Berjalan

Selain proyek perbaikan besar, pemerintah juga melakukan penambalan lubang-lubang kecil di sejumlah titik sebagai bagian dari perawatan rutin jalan provinsi.

Pengamat Jalan Balai Pengelolaan Jalan Wilayah Cilacap dari Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Cipta Karya Jawa Tengah, Iwan Daryanto, mengatakan kondisi jalur Pemalang–Purbalingga–Banyumas saat ini secara umum sudah dalam kondisi baik.

“Penambalan lubang sebenarnya merupakan perawatan rutin atas kerusakan ringan, sekaligus memastikan jalan tanpa lubang saat musim mudik tahun ini,” kata Iwan, Sabtu (14/3/2026).

Jalur Penghubung Penting Pantura dan Wilayah Selatan Siap Sambut Arus Mudik

Menurut Iwan, jalur Pemalang–Purbalingga memiliki peran penting selama arus mudik sebagai akses penghubung wilayah Pantai Utara Jawa dengan daerah selatan seperti Banyumas, Cilacap, Purbalingga, hingga Banjarnegara.

Karena menjadi jalur utama bagi kendaraan pribadi maupun angkutan logistic selama arus mudik, pemerintah menargetkan seluruh ruas jalan provinsi dalam kondisi optimal sebelum arus mudik dimulai.

“Ini jalur utama menuju wilayah selatan seperti Banyumas–Cilacap maupun Purbalingga–Banjarnegara,” katanya.

Perbaikan Jalan Disambut Positif Pengguna Jalan

Perbaikan jalan tersebut mendapat respons positif dari masyarakat dan para pengguna jalan yang sering melintas di jalur tersebut. Bangkit Prabowo, sopir truk jasa pengiriman barang yang kerap melintasi jalur Pemalang–Purbalingga, mengatakan kondisi jalan saat ini jauh lebih baik dibandingkan sebelumnya.

Baca juga  Gubernur Ahmad Luthfi Dampingi Wapres Gibran Tinjau Pengungsi Tanah Gerak Tegal

“Jalannya bagus, jadi saya merasa aman dan nyaman. Penambalan lubang juga bagus untuk menghadapi arus mudik,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Erik Gunawan, warga Pekalongan yang bekerja di Pemalang. Ia merasakan perubahan signifikan terutama pada ruas Bantarbolang yang sebelumnya mengalami kerusakan parah.

“Dulu jalan ini rusak parah, sekarang sudah dibeton jadi bagus. Sebelum perbaikan sering terjadi kecelakaan akibat kondisi jalan yang berlubang. Kini pengendara dapat melintas dengan lebih aman dan lancar,” katanya.

Target Perbaikan Jalan Rampung H-7 Lebaran

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menargetkan seluruh penanganan jalan provinsi selesai paling lambat H-7 Lebaran. Dengan demikian, seluruh jalur diharapkan siap mendukung kelancaran arus mudik maupun arus balik masyarakat pada perayaan Idulfitri 2026.

*Anda bisa lihat info lain di Instagram kami.