Kapal Tenggelam, 15 ABK Sempat Terapung 1 Jam di Perairan Pekalongan

Djamal SG
Sebanyak 15 anak buah kapal selamat setelah insiden KM Gajah Mada tenggelam di perairan Pekalongan. (Dok Polres Pekalongan)

Kecelakaan kapal terjadi di perairan pantai utara Jawa Tengah, tepatnya perairan utara Kabupaten Batang, Selasa (14/4/2026). Kapal Motor (KM) Gajah Mada tenggelam dan 15 anak buah kapal (ABK) sempat terapung, tapi pada akhirnya bisa diselamatkan.

Dikutip dari tribratanews Polres Pekalongan, mulanya KM Gajah Mada berangkat dari Pelabuhan Perikanan Batang sekitar pukul 00.00 WIB. Namun pada pukul 05.30 WIB, kapal oleng di perairan utara Batang dan akhirnya tenggelam setelah hanyut terbawa arus hingga wilayah perairan Pekalongan.

Kemudian di pukul 06.30 WIB, kapal nelayan Wonokerto menemukan para ABK dalam kondisi terapung di laut. Para korban dievakuasi menggunakan kapal penolong KM Jaya Makmur dan KM Aji Jaya, sebelum dibawa ke TPI Wonokerto.

Sebanyak 15 ABK berhasil diselamatkan. Polisi memastikan seluruh korban telah menjalani pemeriksaan kesehatan oleh Puskesmas Wonokerto dan dinyatakan dalam kondisi sehat.

Penyerahan ABK Usai Kecelakaan Kapal

Setelah evakuasi, Polsek Wiradesa bergerak cepat mengawal proses evakuasi hingga penyerahan 15 ABK. Kegiatan penyerahan para korban dilaksanakan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Wonokerto, Kabupaten Pekalongan, dengan pengamanan dan pengawasan langsung dari pihak kepolisian dan TNI guna memastikan proses berjalan aman dan tertib.

Baca juga  Stok Beras Jateng Aman hingga Pertengahan 2026, Gubernur Minta Bulog Utamakan Serapan Petani Lokal

Kapolsek Wiradesa Iptu Maman Sugiarto, S.H., M.H menyampaikan, kehadiran polisi di lokasi tidak hanya untuk pengamanan, tetapi juga memastikan keselamatan dan penanganan para korban secara maksimal.

“Kami dari Polsek Wiradesa langsung melakukan pengamanan dan koordinasi sejak para korban ditemukan hingga proses penyerahan. Prioritas kami adalah memastikan seluruh ABK dalam kondisi aman serta mendapatkan penanganan medis yang diperlukan,” ujarnya.

TAG: