Seputar BanyumasSeputar BanyumasSeputar Banyumas
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Seputar BanyumasSeputar Banyumas
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Pencarian
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Ikuti Kami
© 2025 Seputar Banyumas. All Rights Reserved.
Seputar Banyumas > Artikel > Banyumas > Maristza Qaireen Mengharumkan Banyumas Melalui Dongeng 
Banyumas

Maristza Qaireen Mengharumkan Banyumas Melalui Dongeng 

Besari
Terakhir diperbarui: 11 Desember 2025 17:32
Besari
Membagikan
Maristza Qaireen Al Ayesha
Maristza Qaireen Al Ayesha, siswi kelas 6 SD N 1 Sokanegara, didampingi Kelapa Dinas Pendidikan Banyumas dan Bupati Sadewo, saat mengikuti pawai prestasi pada Kamis (11/12/25). (Foto: Besari)
Membagikan

Di tengah hiruk-pikuk Kota Purwokerto, suasana mendadak meriah pada Kamis (11/12/25). Bukan karena hari libur, melainkan karena sebuah perayaan kecil nan istimewa. Pawai Prestasi untuk mengiringi pelajar yang berhasil menjuarai lomba tingkat Nasional.

Adalah Maristza Qaireen Al Ayesha, siswi kelas 6 SD N 1 Sokanegara, yang menjadi bintang hari itu. Dengan senyum sumringah, Maristza diarak keliling kota setelah sukses mengukir prestasi gemilang di kancah nasional.

Maristza Qaireen berhasil meraih Juara 1 Lomba Dongeng Karya Cipta Baru yang diselenggarakan oleh KSBN (Komite Seni Budaya Nusantara) bekerja sama dengan Kementerian Kebudayaan, dan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) pada 6 Desember 2025.

Prestasi Maristza Qaireen tidak main-main. Ia tidak hanya membawa nama sekolah, tetapi juga mengharumkan nama Jawa Tengah dengan mengangkat kisah legendaris Baturraden. Keberhasilannya ini menunjukkan bahwa bakat dan kreativitas generasi muda Banyumas patut diperhitungkan.

Sebagai bentuk apresiasi yang mendalam, Pemerintah Kabupaten Banyumas, melalui Dinas Pendidikan, menggelar pawai yang menempuh rute strategis, mulai dari Dinas Pendidikan, melewati Pendopo Wakil Bupati, Alun-Alun Purwokerto, Jl. Gereja, Jl. Dr. Angka, dan berakhir kembali di titik awal.

Baca juga  Persibas Banyumas Gaet Eks Bintang Timnas U19 Rekan Evan Dimas

Pawai ini adalah wujud penghargaan yang diharapkan bisa menjadi pemicu semangat bagi siswa lain.

Kepala Dinas Pendidikan Banyumas, Joko Wiyono, menjelaskan bahwa pawai prestasi ini merupakan kali kedua diselenggarakan, setelah sebelumnya mengapresiasi juara pencak silat nasional.

“Hal ini juga sekaligus menjadi informasi dan motivasi kepada siswa lain, bahwasannya anak-anak SD Banyumas bisa dan punya potensi untuk itu,” ujarnya.

Tak hanya itu, Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono, turut memberikan perhatian khusus. Ia melihat pawai ini bukan sekadar seremoni, melainkan sebuah kenangan berharga yang akan melekat seumur hidup.

“Diarak keliling bersama rombongan 4 korwil. Tentunya Saya berharap tradisi ini dapat terus diadakan untuk meningkatkan prestasi siswa-siswi di Kabupaten Banyumas,” katanya.

Bupati Sadewo menegaskan bahwa momen ini adalah perayaan kemenangan sekaligus perayaan bagi semangat literasi yang terus tumbuh di kalangan generasi muda.

“Saya merasa bangga melihat antusiasme guru, sekolah, serta berbagai pihak yang terus mendukung majunya literasi di Banyumas,” katanya.

Komitmen untuk memperkuat budaya literasi menjadi fokus utama, dan Bupati Sadewo juga menekankan pentingnya pembinaan yang berkelanjutan.

Baca juga  4 Calon Rektor Unsoed 2026–2030 Resmi Mendaftar, Ada Petahana

“Usai kejuaraan ini, Saya berharap pembinaan dapat terus dilakukan secara berkelanjutan. Prestasi tidak mungkin diraih dengan jalan pintas, melainkan melalui proses yang sistematis, berjenjang, dan konsisten,” kata dia.

Maristza Qaireen Al Ayesha, sebelum memulai pawai, menyampaikan rasa bahagia dan harunya atas apresiasi yang diberikan.

“Senang dan terharu. Terima kasih Banyumas,” ujarnya.

Ia juga berbagi cerita tentang awal mula kecintaannya pada dunia dongeng. Bukan dari buku pelajaran, melainkan dari kehangatan keluarga.

“Dari kecil sudah suka didongengin. Jadi suka,” kata dia.

Keberhasilan Maristza Qaireen, seperti yang diungkapkan Bupati Sadewo, adalah cerminan dari bakat, kerja keras, dukungan penuh dari guru, orang tua, dan hasil pembinaan yang sistematis.

“Saya juga mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi kepada sekolah, guru pendamping, dan pelatih yang telah mengantarkan ananda meraih prestasi ini. Ini membuktikan bahwa Banyumas memiliki banyak tenaga pendidik yang berdedikasi dan mampu melahirkan generasi berprestasi,” kata Bupati.

Pawai Sang Pendongeng ini pun menjadi penutup manis dari rangkaian perjuangan Maristza Qaireen, sekaligus pembuka harapan bagi lahirnya prestasi-prestasi baru dari bumi Banyumas.

Baca juga  Satgas Preemtif Binmas Polresta Banyumas Gelar Binluh untuk Cegah Pungli di Alun-Alun Purwokerto

 

 

Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!

TAG:maristza qaireen al ayeshasd negeri 1 sokaraja
Artikel Sebelumnya Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin menyatakan, wacana 6 hari sekolah selama sepekan untuk SMA/SMK di wilayahnya masih dalam tahap kajian. (jatengprov.go.id) Petisi Tolak 6 Hari Sekolah di Jawa Tengah Makin Meluas
Artikel Selanjutnya Ketua Pimpinan Cabang (PC) GP Ansor Banyumas, Rachmat Kurniawan. GP Ansor Banyumas: Bahaya Tambang dan Alarm Ekologis yang Tidak Boleh Diabaikan
TAHUN BARU
HUT PBG 25
HUT PBG 25 HR IRAWAN
HUT PBG 25 MKKS
HUT PBG 25 MUKODAM

Tetap Update Berita Terbaru!

Follow akun media sosial Seputar Banyumas dan jangan lewatkan kabar penting seputar Banyumas dan sekitarnya!
FacebookSuka
XMengikuti
InstagramMengikuti
YoutubeSubscribe
TiktokMengikuti

Mungkin Anda Suka

Prakiraan cuaca purwokerto banyumas 16-17 januari 2026
BanyumasRagam

Prakiraan Cuaca Purwokerto Saat Long Weekend 16–18 Januari 2026, Hujan atau Cerah?

Oleh Kurnia
es brasil purwokerto
Banyumas

Es Brasil Purwokerto Bukan dari Brazil, Ini Sejarah Nama dan Cita Rasanya

Oleh Kurnia
djoko susanto
Banyumas

Bantah Narasi “Lawan Tak Seimbang”, Djoko Susanto Tegaskan Kemenangan Anthon Donovan di Mahkamah Agung

Oleh Besari
villa purwokerto staycation
BanyumasPlesiran

10 Rekomendasi Villa Purwokerto Terjangkau untuk Staycation Lepas Penat

Oleh Kurnia
Seputar BanyumasSeputar Banyumas
Ikuti Kami
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Terms of Service
  • Kebijakan Privasi
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan 
  • Kode Etik Jurnalistik
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?